SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Daerah

DPRD Pamekasan Angkat Bicara Soal Proyek Drainase Dibongkar di Kelurahan Kowel

Avatar
×

DPRD Pamekasan Angkat Bicara Soal Proyek Drainase Dibongkar di Kelurahan Kowel

Sebarkan artikel ini

PAMEKASAN, MaduraPost – Setelah ada temuan masyarakat, berupa proyek drainase di Kelurahan Kowel, Kecamatan Kota, yang diduga tidak sesuai dengan spesifikasi pekerjaan, kini Ketua Komisi III DPRD Pamekasan Ismail angkat bicara.

Menariknya proyek tersebut dibongkar setelah diketahui masyarakat tidak sesuai dengan petunjuk dan perencanaan.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Menurut Ismail, semua proyek harus mengikuti aturan dan perencanaan yang baik. Sebelumnya, ia mengaku sudah menerima laporan masyarakat, jika proyek itu dikeluhkan semua pihak.

Baca Juga :  LSM JCW Sampang Serahkan Surat Audiensi Ke PT Petrokimia Gresik

“Bahannya harus sesuai tidak boleh ada yang dikurangi. Misalkan dari ukuran ketebalan, bahan material semuanya harus jelas,” ujarnya.

Ia berjanji akan menindaklanjuti persoalan tersebut dengan memanggil sejumlah pihak melalui forum rapat.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Pamekasan Muharram mengatakan jika pekerjaan tersebut sudah dibongkar ulang.

“Hari ini sudah dibongkar ulang mas, sekitar 31 M yang bermasalah, karena kami dari tim PDKP langsung turun ke lapangan dan memerintahkan untuk dibongkar,” terangnya.

Baca Juga :  Proyek Penahan Tebing di Sana Laok Diprotes Warga

Zainal Arifin Ketua LSM Gerakan Mahasiswa Peduli Rakyat (GEMPUR) menduga dengan dibongkarnya pekerjaan sudah jelas bahwa pekerjaan tersebut memang tidak sesuai dengan RAB.

“Saya selaku kontrol sosial sangat menyayangkan kepada dinas terkait, bahwa dalam pelaksanaannya proyeksudah keliru dan yang jelas dalam  pengawasan dan kinerjanya sangat bobrok,” ujar Zainal. (mp/uki/lam)

Baca berita lainya di Google News atau gabung grup WhatsApp Madura Post sekarang juga!

Konten di bawah ini disajikan oleh advertnative. Redaksi Madura Post tidak terlibat dalam materi konten ini.