SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Pemerintahan

DLH Sampang Kesulitan Menambah Lahan RTH

Avatar
×

DLH Sampang Kesulitan Menambah Lahan RTH

Sebarkan artikel ini

SAMPANG, MaduraPost – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sampang berencana untuk menambah kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di area perkotaan. Namun hal tersebut kesulitan mendapatkan dan penambahan luas lahan, Selasa (7/1/2020).

Kepala DLH melalui Kabid Konservasi dan Rehabilitasi Lingkungan, Imam Irawan, mengatakan, luas RTH di perkotaan sekitar 4-5 hektar. Hal itu fokus pada taman-taman yang ada diperkotaan. Karena untuk menambah luasa RTH, pemerintah masih belum menemukan lahan baru lagi.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Baca Juga :  Ratusan Pejabat dan ASN di Sumenep Dimutasi, Ini Rinciannya

“Luasan RTH untuk taman sekitar 4 hektar, termasuk koridor-koridor jalan, serta taman-taman kecil yang ada dipinggir jalan,” kata imam.

Menurutnya, untuk RTH ini pihaknya tidak bisa mengelola, disebabkan anggaran yang diberikan hanya 60 juta. Dana itu hanya bisa memelihara tanaman-tanaman yanga ada.

“Anggaran untuk RTH ini 60 juta, jadi kami hanya bisa memelihara. Beda dengan yang di provinsi tanamannya 3 bulan sekali di ganti. Karena anggaran dalam satu tahunnya mencapai Rp 7 miliar,” ungkapnya.

Baca Juga :  BPRS Dorong Layanan Call Center 112 Pemkab Sumenep Berjalan Maksimal

Untuk memperluas RTH, pemerintah akan menggunakan lahan-lahan yang ada di pinggir sungai, termasuk sungai kali kemuning, serta akan menanamkan tanaman ke sejumlah desa di kabupaten Sampang

“Kami akan menggunakan lahan yang ada di pinggir sungai. Selain itu akan menanamkan tanaman ke desa yang tanahnya krisis, agar bisa hidup dan desanya bisa jadi segar, seperti desa gunung Eleh, karena tahun 2019 kemaren ada sekitar 5000 tanaman jenis mahoni dan singon ditanam disana,” pungkasnya. (mp/man/rus)

Baca Juga :  Pemkab Bangkalan Tegaskan Tidak Ada Perayaan Natal 25 Desember 2020

Baca berita lainya di Google News atau gabung grup WhatsApp sekarang juga!

Konten di bawah ini disajikan oleh advertnative. Redaksi Madura Post tidak terlibat dalam materi konten ini.