SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Berita

Disbudporapar Sumenep Bangga, Omset Pedagang di Festival Ketupat 2024 Naik Pesat

Avatar
×

Disbudporapar Sumenep Bangga, Omset Pedagang di Festival Ketupat 2024 Naik Pesat

Sebarkan artikel ini
SAMBUTAN. Kepala Disbudporapar Sumenep, Moh. Iksan saat membuka acara Festival Ketupat 2024 di Pantai Lombang. (Istimewa for MaduraPost)

SUMENEP, MaduraPost – Kepala Disbudporapar Sumenep, Moh. Iksan, mengaku bangga dan bersyukur karena Festival Ketupat 2024 berhasil meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar.

Sebagaimana diketahui, Festival Ketupat 2024 memang menjadi kegiatan rutin tahunan yang digelar Pemkab Sumenep, Madura, Jawa Timur.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

“Selain untuk meningkatkan PAD sektor pariwisata, dampak positif lain bisa dirasakan oleh para pelaku UMKM di sekitar Pantai Lombang,” kata Iksan dalam keterangannya, Rabu (17/4).

Apalagi, kata Iksan, saat ini masih momentum lebaran, jadi banyak Diaspora yang pulang kampung ke Kabupaten Sumenep.

Baca Juga :  Momentum HBN 2023, Bupati Sumenep Minta Generasi Muda Konsisten Menggarap Produk Batik

“Sebelum balik kembali mudik, pastinya mereka ingin rekreasi toh,” tutur Iksan.

Hal serupa juga disampaikan Wakil Bupati Sumenep, Dewi Khalifah, saat memberikan sambutan sekaligus membuka Festival Ketupat dan Layangan LED 2024.

Menurut Nyai Eva, rangkaian Calender Event of Sumenep ini merupakan ikhtiar pemerintah setempat untuk mempromosikan destinasi wisata Pantai Lombang.

“Agar para wisatawan, baik dari dalam daerah atau luar Madura, datang ke sini. Inilah Pantai Lombang, pasirnya putih dan halus, dan ada derai-derai daun cemara seperti kata penyair Khairil Anwar,” kata Nyai Eva.

Baca Juga :  Dinsos P3A Sumenep Optimalkan Ketimpangan Validasi Data Warga

Sekadar diketahui, momen Festival Ketupat dan Layangan LED 2024 ini disemarakkan oleh Grup Musik Pamdas, Lomba Merangkai Orong Ketupat dan Penerbangan Layangan LED.

Lomba dan festival yang mengangkat tema ‘Sumenep Pentahelix’ ini diikuti oleh 54 peserta, terdiri dari delegasi OPD, BUMD, pegawai kecamatan dan masyarakat umum.

Seperti yang dirasakan salah seorang pedagang asongan asal Desa Legung, Kecamatan Batang-batang, Sittima (60).

Baca Juga :  Sekdakab Sampang Letakkan Batu Pertama Pembangunan Rumah Pinter di Sokobanah

Perempuan paruh baya ini mengaku sejak hari pertama pelaksanaan festival, ikan panggang jualannya laris-manis.

Ia mengatakan, pada Senin (15/4/2024) kemarin, dirinya berhasil menjual ikan panggang bumbu jualannya sebanyak 200 ekor dan, hari ini Selasa (16/4/2024), laku sebanyak 100 ekor.

“Kemarin saya bawa 100 ikan duakali habis semua, dan sekarang ini Alhamdulillah ludes semua,” kata Sittima, saat diwawancara wartawan.***

Baca berita lainya di Google News atau gabung grup WhatsApp sekarang juga!

Konten di bawah ini disajikan oleh advertnative. Redaksi Madura Post tidak terlibat dalam materi konten ini.