Scroll untuk baca artikel
Kesehatan

Dinkes Sumenep Tambah Pasokan 200 Tabung Oksigen ke Kepulauan

Avatar
35
×

Dinkes Sumenep Tambah Pasokan 200 Tabung Oksigen ke Kepulauan

Sebarkan artikel ini
WAWANCARA : Kepala Dinkes Sumenep, Agus Mulyono, saat diwawancara pewarta beberapa waktu lalu. (Istimewa)

SUMENEP, MaduraPost – Mengingat kasus Covid-19 di Kepulauan Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, cukup tinggi sepekan terakhir, Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat rencanakan menambah pasokan tabung oksigen.

Kepala Dinkes Sumenep, Agus Mulyono, berencana menambah pasokan tabung untuk menjamin ketersedian di Puskesmas dan rumah sakit di Kepulauan tersebut.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

“Kami akan menambah tabung oksigen sebanyak 200 unit ke Kepulauan dalam waktu dekat,” ungkapnya, Rabu (21/7).

Baca Juga :  Gara Gara Corona, Tujuh Desa di Kabupaten Sumenep Lockdown

Dia menjelaskan, tambahan tabung itu sebagai langkah preventif jika kembali terjadi lonjakan kasus dan kuranganya tabung oksigen.

Sebelumnya, sejumlah kepulauan Sumenep sering kekurangan pasokan tabung oksigen, namun Dinkes setempat telah mengatasi kendala itu.

“Sementara kebutuhan tabung baik daratan maupun kepualauan sudah cukup. Tapi untuk distribusi tambahan tabung ke kepulauan kami akan percepat juga karena hawatir pengiriman terkendala cuaca laut,” terang dia.

Baca Juga :  Hikmah Ramadhan: Islam Agama Lapang di Tengah Pandemi Covid-19

Pihaknya juga akan merealisasikan program pembangunan generator oksigen di Kepulauan, dengan tujuan mempermudah pengisian ulang tabung oksigen yang sudah habis tanpa harus ke daratan.

Menurutnya, rencana pembangunan generator itu sangat penting. Sebab untuk merawat pasien terpapar Covid-19 pihak medis membutuhkan oksigen memadai. Untuk itu pihaknya berharap dalam waktu dekat bisa segera menyelesaikan program itu.

Baca Juga :  Dua Orang Petugas Kesehatan Meninggal Karena Covid-19, Dinkes Sumenep Minta Masyarakat Sadar

“Semua upaya ini perlu didukung oleh semua komponen dan masyarakat supaya kasus Covid-19 bisa menurun dan terkendali. Termasuk kedispilinan masyarakat dalam menjaga diri dengan mematuhi prokes,” tandasnya.