Scroll untuk baca artikel
Kesehatan

Dinkes Sampang Terjunkan Tim Khusus Untuk Dalami Dugaan Malpraktik di Klinik Sukma Wijaya

Avatar
×

Dinkes Sampang Terjunkan Tim Khusus Untuk Dalami Dugaan Malpraktik di Klinik Sukma Wijaya

Sebarkan artikel ini

SAMPANG, Madurapost.id – Dugaan Malpraktik terhadap pasien hernia yang meninggal setelah dilakukan operasi di Klinik Sukma Wijaya yang berada di Jl. KH. Agus Salim, Kelurahan Banyuanyar, Kecamatan Kota, Kabupaten Sampang. mendapat sorotan publik.

Merespon hal tersebut, Dinas Kesehatan kabupaten Sampang, sudah menerjunkan tim khusus untuk melakukan investigasi Dugaan Malpraktik di Klinik Sukma Jaya.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Baca Juga :  Kios di Pegantenan Jual Pupuk Bersubsidi Rp145 Per sak, Petani di Desa Pasanggar Menjerit

“Kami telah menerjunkan tim audit kesehatan ke klinik tersebut, untuk melakukan investigasi dan pemantauan” Kata Plt Dinkes Sampang, Agus Mulyadi, Rabu (26/8/2020).

Agus menjelaskan, langkah awal yang dilakukan tim audit kesehatan dari Dinkes Sampang, yakni mendalami dan memanggil sejumlah pihak, khususnya dari Klinik Sukma Wijaya dengan berita acara meminta keterangan.

Baca Juga :  Bupati Fauzi Puji Myze Fun Run 2025, Sebut Promosikan Wisata Sumenep Lewat Ruang Publik Sehat

Apabila tim audit kesehatan menemukan hal yang tidak wajar, Agus mengaku akan melayangkan surat teguran resmi.

“Tentu kami pantau dan terus melakukan pendalaman. Meskipun ada laporan sudah sesuai dengan SOP,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, Pasien meninggal yakni Bahri (64), warga Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, pasca menjalani tindakan operasi hernia di Klinik Sukma Wijaya, Sabtu (22/8/2020), sekitar pukul 13.00 WIB. (Mp/man/kk)

Baca Juga :  Dinkes Sampang Instruksikan 22 Puskesmas Bantu Sosialisasi  Pencegahan Virus Corona