Scroll untuk baca artikel
Headline

Dinas Koperasi UMKM dan Perindag Sumenep Klaim Bahan Pokok Masih Stabil Jelang Ramadan

Avatar
34
×

Dinas Koperasi UMKM dan Perindag Sumenep Klaim Bahan Pokok Masih Stabil Jelang Ramadan

Sebarkan artikel ini
Foto ilustrasi.

Judul : Dinas Koperasi UMKM dan Perindag Sumenep Klaim Bahan Pokok Masih Stabil Jelang Ramadan

Keterangan Foto : ILUSTRASI

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

SUMENEP, MaduraPost – Jelang bulan suci Ramadan Dinas Koperasi Usaha Micro Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (UMKM dan Perindag) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, memantau secara rutin harga sejumlah komoditas. Kamis, 31 Maret 2022.

Hasil pantauan di Pasar Anom Baru Sumenep, sejumlah harga komoditas relatif stabil. Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dinas Koperasi UMKM dan Perindag Sumenep, Noer Lisal mengungkapkan, komoditas yang tidak mengalami perubahan harga yakni daging sapi harga per kilogramnya tetap sebesar Rp 120.000,-.

Baca Juga :  Nasdem jadi partai pertama yang daftarkan Bacaleg ke KPU Sumenep, target 9 kursi di Pemilu 2024

Kemudian daging ayam broiler Rp38.000,- per kilogram dan daging ayam kampung Rp80.000,- per kilogram. Sementara vharga telur juga tidak mengalami perubahan, tetap Rp 24.000,- per kilogram untuk telur ayam ras dan telur ayam kampung Rp 42.500,- per kilogram.

Sedangkan harga cabai merah besar mengalami kenaikan dibandingkan bulan-bulan sebelumnya dari Rp26.000,- menjadi Rp 50.000,- per kilogram.

Baca Juga :  Inilah Daftar Nama Pejabat yang Dirombak Bupati Sumenep Demi Dorong Percepatan Birokrasi

“Berbanding terbalik untuk harga cabai rawit, pada pekan ini justru kembali turun yakni Rp 40.000,- dari pekan sebelumnya Rp 45.000,-,” kata Lisal menerangkan, Kamis (31/3).

Selain itu, harga bawang merah mengalami penurunan Rp 4.000,- menjadi Rp 26.000,- per kilogram. Sebaliknya, bawang putih mengalami kenaikan harga Rp1.000,- menjadi Rp 27.000,- per kilogram.

Baca Juga :  Bupati Sumenep Diwisuda, Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar Harapkan Hal Ini

“Saat ini bawang merah memasuki musim panen, sehingga stok melimpah dan permintaan tetap, makanya harganya merosot cukup drastis,” pungkasnya.