Diduga Tidak Sesuai SOP, Pasien RSUD Dr. Moh Anwar Sumenep Meninggal Dunia, Direktur : Pasti Ada Sanksi

  • Bagikan

SUMENEP, MaduraPost – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mendapatkan teguran keras dari masyarakat.

Pasalnya, telah terjadi insiden yang merugikan salah satu pasien, warga Desa Bluto. Kejadian ceroboh itu diketahui sampai mengakibatkan nyawa pasien tak tertolong, beberapa pekan lalu.

Pihak keluarga korban sempat menilai, bahwa oknum rumah sakit telah melanggar Standar Operasional Prosedur (SOP) dengan memasang selang kecil pada hidung pasien, tanpa persetujuan pihak keluarga korban.

BACA JUGA :  Kerjasama Dengan BIN, Forkopimcam Sokobanah Gelar Vaksinasi Massal

Bahkan, keluarga korban meminta Kepolisian untuk mengusut tuntas atas kejadian tersebut, seperti yang tertera didalam surat terbuka yang ditujukan kepada Bupati, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Kepolisian Resort (Polres), IDI, dan PPNI Sumenep.

Surat terbuka itu bukan hanya untuk ditanggapi. Namun, aksi protes dan meminta tindakan petugas mendapatkan tindakan konkrit. Setelah dikonfirmasi ulang oleh media ini, diruang Instalasi Peduli Pelanggan (IPP), Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Erliyanti, meminta untuk tidak dimuat dimedia, sebab merasa khawatir..

BACA JUGA :  SPBU Kolor Sumenep Tidak Sediakan BBM Jenis Premium Selama 2 Minggu Kedepan

“Saya sudah meminta maaf kepada pihak keluarga, termasuk kepada semua pihak terkait dari peristiwa yang terjadi, karena tindakan apapun saat itu harus dilakukan meski memiliki resiko,” tegas dia, pada sejumlah awak media, Senin (24/2) kemarin.

Pihak rumah sakit juga sudah mendatangi rumah korban, serta meminta maaf atas kelalaian yang di lakukan.

BACA JUGA :  Hoax dan Dunia Maya

“Dengan adanya masukan ini, pihaknya perlu memohon maaf secara tertulis dan secara lisan,” katanya.

Ditanya soal sanksi kepada salah satu oknum di RSUD sendiri, dia mengatakan, sudah siap memberikan sanksi dengan aturan berlaku.

“Pasti di internal kami akan memberikan sanksi nantinya,” tandasnya. (mp/al/din)

  • Bagikan