SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Hukum & Kriminal

Diduga Serobot Tanah Negara, Mantan Anggota DPRD Pamekasan Dilaporkan ke Kompolnas

Avatar
×

Diduga Serobot Tanah Negara, Mantan Anggota DPRD Pamekasan Dilaporkan ke Kompolnas

Sebarkan artikel ini

PAMEKASAN, Madurapost.id – Komite Nasional Pelindungan Konsumen dan Pelaku Usaha (KOMNAS PKPU) Indonesia telah melaporkan dugaan penyerobotan Tanah Negara (TN) di Desa Waru Barat, Kecamatan Waru, Kabupaten Pamekasan, tepatnya di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) ke Satreskrim Pamekasan, Ditreskrim Polda Jawa Timur, Ditreskrim Polri dan ke Kompolnas pada tanggal 29 Agustus 2020 yang lalu.

Tanah Negara (TN) yang diduga diserobot tanpa prosedural tersebut telah disertifikasi atas nama Iskandar (mantan DPRD Pamekasan) dengan modus disatukan dengan tanah miliknya sendiri.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Ketua Komnas PKPU Indonesia H. Zainal mengatakan, kalau sebelum melakukan pelaporan dirinya sudah melakukan beberapa audiensi ke beberapa pihak terkait.

Baca Juga :  Tak Mampu Bertahan di Zona Hijau, Kecamatan Pasean Sumbang 1 Pasien Positif Covid-19

“Sebelum kami melaporkan hal tersebut, kami sudah melakukan audiensi ke BPN pada tanggal 3 Juni 2020 yang hasilnya cukup jelas kalau Iskandar itu telah melakukan penyerobotan Tanah Negara, dan pada tanggal 15 Juli 2020 kami juga melakukan audiensi ke Komisi I DPRD Pamekasan yang hasilnya juga cukup jelas,” katanya, Sabtu (05/09/2020).

H. Zainal juga menuturkan, mengingat pentingnya persoalan dugaan penyerobotan Tanah Negara yang diduga di dilakukan oleh mantan DPRD Pamekasan tersebut, maka diharap menjadi skala prioritas dari Kepolisian Republik Indonesia.

“Dengan harapan kedepannya dapat mencegah pelanggan hukum dan kerugian pada negara atau pemerintah yang lebih besar, dan dengan surat laporan kami itu kami merekomendasikan ke pihak Kepolisian untuk melakukan penyelidikan dan mengusut tuntas apa yang dilakukan Iskandar Cs,” tuturnya.

Baca Juga :  Achmad Baidowi Calon Bupati Pamekasan, Lahir di Banyuwangi, Tinggal di Jakarta

Ketua Komnas PKPU Indonesia tersebut menjelaskan, bahwa laporannya ke Kepolisian tersebut ia kirim melalui via kantor Pos

“Laporan pengaduan kepada kepolisian itu kami kirim melalui kantor Post dengan tujuan ke Ditreskrim Polri, Ditreskrim Poda Jawa Timur, Reskrim Pamekasan dan Kompolnas, dan alhamdulillah sudah memberikan tanda terima kepada kami,” ungkap H. Zainal kepada Wartawan MaduraPost.

Baca Juga :  Demi Ketertiban dan Keselamatan, Gabungan TNI-Polri Gelar PAM di Pertigaan Barisan Palengaan

Pada hari Rabu, tanggal 5 Mei 2020, sekira pukul 10.30 di belakang tokonya, kepada salah satu anggota Komnas PKPU Indonesia Iskandar mengatakan, kalau dirinya telah melakukan permohonan kepada Kepala Desa Waru Barat segera lisan.

“Saya sudah melakukan permohonan secara lisan kepada Kepala Desa untuk pribadi, tanah tersebut sudah ada sertifikatnya, dijadikan satu dengan tanah pribadi saya, tetapi sayang sertifikatnya ada dirumah saya yang di Pamekasan, dan dengan adanya suatu permasalahan maka saya patuh dan pasrah kepada Kepala Desa Waru Barat, karena saya rakyatnya,” jelasnya. (Mp/nir/kk)

Baca berita lainya di Google News atau gabung grup WhatsApp sekarang juga!

Konten di bawah ini disajikan oleh advertnative. Redaksi Madura Post tidak terlibat dalam materi konten ini.