Scroll untuk melanjutkan membaca
DaerahHeadlinePeristiwa

Diduga Jadi Korban Pembunuhan, Warga Pamekasan Tewas Bersimbah Darah Didalam Kamarnya

Avatar
×

Diduga Jadi Korban Pembunuhan, Warga Pamekasan Tewas Bersimbah Darah Didalam Kamarnya

Sebarkan artikel ini
Kondisi rumah korban saat didatangi oleh warga di Perumahan Klompang,JL Dirgahayu, Kelurahan Bugih, Kecamatan Kota, Kabupaten Pamekasan

PAMEKASAN, Madurapost -Warga Pamekasan dikagetkan dengan Penemuan seorang Pria yang sudah tidak bernyawa dengan kondisi bersimbah darah di Perumahan Klompang,JL Dirgahayu, Kelurahan Bugih, Kecamatan Kota, Kabupaten Pamekasan, Madura, Selasa (02/07/2019).

Informasi yang dihimpun Madurapost,diketahui mayat korban bernama Amir Don Alkatiri (52),Korban pertamakali ditemukan oleh adik iparnya sendiri yang sebelumnya mendapatkan laporan dari keponakannya (anak korban). Karena biasanya korban selalu menutup toko jam sembilan malam.

advertisement
Scroll untuk melanjutkan membaca
Baca Juga :  Aktivis PMII Sumenep Bantu Ringankan Beban Warga Terdampak Covid-19

“Sebelumnya kami masih mencari, namun karena hingga Pukul 11.00 WIB belum juga datang dan keponakan saya minta diantar karena dirumah itu pintunya dalam keadaan terbuka,” Kata Said

Korban ditemukan dalam posisi tertelungkup dengan kepala bersimbah darah didalam kamar di lantai 2.melihat hal tersebut, Said segera menghubungi aparat Kepolisian dan melaporkan kejadian tersebut

Baca Juga :  Proyek Pengeboran di Desa Sana Tengah Diduga Gagal Konstruksi

“setelah beberapa saat saya mencarinya,saya melihat korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa dengan posisi telungkup dan bersimbah darah,sontak pada saat itu saya langsung menghubungi pihak kepolisian dan melaporkan kejadian tersebut

Hingga berita ini diturunkan masih belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian dan pihak kepolisian sudah memasang polis line di tempat kejadian perkara (TKP),(mp/fat/rul)

Baca berita lainnya di Google News atau langsung ke halaman Indeks

Konten di bawah ini disajikan oleh advertnative. Redaksi Madura Post tidak terlibat dalam materi konten ini.