Scroll untuk melanjutkan membaca
Headline

Diduga Ada Motif Lain Dibalik Kebakaran TPA Angsanah

Avatar
×

Diduga Ada Motif Lain Dibalik Kebakaran TPA Angsanah

Sebarkan artikel ini
Dok, TPA Angsanah setelah terjadi kebakaran, 20/06/2019

PAMEKASAN, Madurapost.co.id – Kebaran yang terjadi di tempat pembuangan ahir (TPA) Angsanah Kecamatan Palengaan mendapat sorotan serius dikalangan sejumlah LSM dan Masyarakat desa Angsanah. 19/06/19

Diduga kebakaran yang terjadi disebabkan karena Sistem Sanitary Landfill yang ada di TPA Angsanah tidak dikelola sebagaimana mestinya.

advertisement
Scroll untuk melanjutkan membaca
Baca Juga :  Sejarah Berdirinya Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata – Bata

Demikian itu disampaikan Khairul Kalam pada saat melakukan musyawaroh dengan sejumlah LSM dan Tokoh masyarakat desa angsanah. 20/06/19

Menurut Khairul Kalam, Kebakaran Yang terjadi Di TPA Angsanah merupakan akibat pengelolaan sampah yang tidak sesuai dengan metode sanitary landfill.

” Dari awal sudah kami sampaikan kepada dinas terkait, Kalau cara mengelolaanya seperti itu akan menyebabkan terjadinya kebakaran” Kata Khairul

Baca Juga :  Semarak Bulan Ramadhan, DPC Tidar Pamekasan Gelar Lomba Festival Musik Religi

Karena metode Sanitary Landfill berbeda dengan sistem Open Damping yang biasa digunakan diberbagai tempat. Sehingga perlu cara khusus dalam menangani TPA Angsanah.

Pembangunan TPA Angsanah dengan sistem sanitary landfill tidak berfungsi secara maksimal, karena pengelolaanya sama seperti sistem Open Damping.

Akibat kebakaran yang terjadi di TPA Angsanah, Anggaran Rp 14 untuk pembangunan TPA Angsanah dengan Sistem Sanitary Landfill menjadi sia sia.

Baca Juga :  Diduga Atas Intruksi Pengawas, Proyek Saluran Air di Kelurahan Kolpajung Terkesan Seperti Abal abal

“Kalau sudah terjadi kebakaran seperti itu, maka tidak ada gunanya anggaran miliaran rupiah yang dikucurkan pemerintah pusat” Tutup Khairul. (mp/zai/zul)

Baca berita lainnya di Google News atau langsung ke halaman Indeks

Konten di bawah ini disajikan oleh advertnative. Redaksi Madura Post tidak terlibat dalam materi konten ini.