close menu

Masuk


Tutup x

Didampingi Mantan Gubernur Jatim, Fattah Jasin Daftar Bacabup Sumenep Lewat PPP

Penulis: | Editor:

Fattah Jasin didampingi mantan Gubernur Jawa Timur, Imam Utomo serta KH Mujahid Ansori
Fattah Jasin didampingi mantan Gubernur Jawa Timur, Imam Utomo serta KH Mujahid Ansori

 

SUMENEP, MaduraPost – Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa timur, Fattah Jasin secara resmi mendaftar sebagai Bakal Calon Bupati (Bacabup) lewat Partai Persatuan Pembangunan, Selasa, (21/01/2020).

Fattah Jasin mengembalikan formulir ke Desk Pilkada DPC PPP Sumenep didampingi mantan Gubernur Jawa Timur, Imam Utomo serta KH Mujahid Ansori

Fattah Jasin mengatakan, alasan dirinya juga mendaftar ke PPP, sebagai penguat koalisi jika nantinya dia direkom menjadi calon Bupati Sumenep. Baik dari PKB maupun PPP sebagai dua partai yang secara resmi menjaring Bacabub-Bacawabub.

“Siapapun bakal calonnya, pasti berkeinginan untuk mendapatkan koalisi di Partai.” katanya saat ditemui di Desk Pilkada DPC PPP Sumenep, Selasa (21/01).

BACA JUGA :  Antisipasi Penyebaran Covid-19, PMII STIUDA Bangkalan Salurkan 2.500 Handsanitizer

Sementara itu, Ketua DPC PPP Sumenep sendiri, KH Mohammad Salahuddin A Warits, sebelumnya juga mendaftar lewat partai itu. Melihat sosok Ra Mamak, dia menyebut, pengasuh Ponpes An Nuqayah, Guluk-Guluk itu adalah kandidat potensial untuk maju di Pilbup Sumenep akhir tahun mendatang. Kendati demikian, Fattah Jasin menilai seluruh kebijakan rekomendasi adalah kebijakan DPP PPP

“Kalau bicara orang per orang kita harus mengembalikan lagi pada kebijakan partai. Siapakah sosok yang cocok sebagai kepala daerah dan wakilnya, ini tentunya akan ada pembicaraan lebih lanjut,” tegasnya.

Kata dia, mendaftar ke PPP juga merupakan ikhtiar politik yang dilakukan sebab PPP merupakan partai yang memiliki komitmen kuat untuk arah pembangunan di Sumenep.

BACA JUGA :  Aliyadi Mustofa Bantu Kades Karang Anyar Mengantisipasi Penyebaran Covid-19

“Ini ikhtiar saya untuk mengajak partai koalisi manapun yang memang melihat sosok kami dapat diterima di partai yang ada,” ucap lelaki yang akrab disapa Gus Acing itu.

Melihat formulasi kursi di legislatif, PKB dengan 10 kursi sebagai pemenang pemilu 2019 lalu di Sumenep, dan PPP dengan 7 kursi, Fattah Jasin menilai, jika dua partai itu bisa berkoalisi, maka secara matematik hasilnya akan maksimal.

“PKB dan PPP itu adalah partai panutan para kiai. InsyaAllah doa-doanya itu akan banyak memberikan keberkahan, baik untuk memenuhi cita-cita, maupun terselenggaranya pemerintahan, bila nanti takdir itu diberikan Allah,” katanya.

BACA JUGA :  Warga Pamekasan Dikabarkan Suspect Virus Corona, Begini Keterangan PMI Provinsi Jatim

Sementara itu, ketua Desk Pilkada DPC PPP Sumenep, Ahmad Salim mengatakan, soal rekomendasi yang akan diberikan kepada siapa, itu adalah kebijakan DPP PPP. Untuk itu, semua nama yang mendaftar akan dikirim dulu ke DPP PPP melalui DPW PPP.

Hingga hari terakhir pendaftaran ini, ada tiga orang yang mendaftar Bacabup ke PPP, Ra Mamak, Donny M Siradj, dan Fattah Jasin. Sementara bakal calon wakil bupati yang resmi mendaftar baru ada satu orang, yakni KH Moh. Ali Fikri A Warits, Ahmad Yunus, dan Abd Aziz Salim

“Rekomendasi itu prerogatif DPP PPP. Kita hanya diberi tugas untuk membuka pendaftaran,” kata Anggota DPRD Sumenep itu. (mp/fat/din)