Dampak dari Zonasi PPDB 49 SMP di Bangkalan tidak Memenuhi Pagu

Avatar
Mustakim Kepala Bidang Pengelolaan SMP Dinas Pendidikan (disdik) Kabupaten Bangkalan 

BANGKALAN, (Madurapost.co.id) – Akan banyak kursi kelas yang kosong dengan selesainya Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMP Negeri di Kabupaten Bangkalan. Jumat, (12/7/19).

Karena dari 52 SMP Negeri, hanya ada tiga yang memenuhi pagu di Kabupaten Bangkalan.

Banyak hal yang mempengaruhi tidak terpenuhinya pagu di SMP Bangkalan, salah satunya; banyaknya wali murid yang lebih memasrahkan masa depan pendidikan anaknya di sekolah-sekolah pesantren.

BACA JUGA :  Kades se Kecamatan Karang Penang Mengucapkan, Selamat Hari Jadi Kabupaten Sampang ke 397

Mustakim, selaku Kepala Bidang Pengelolaan SMP  Dinas Pendidikan (disdik) Kabupaten Bangkalan menjelaskan, tiga sekolah yang memenuhi pagu dari 52 SMP Negeri di Kabupaten Bangkalan.

“SMP 1 Bangkalan adalah sekolah yang memenuhi pagu, disusul SMP 2 Bangkalan, dan SMP 1 Kamal” ujarnya ketika ditemui di ruang kerjanya.

Pagu yang belum terpenuhi sekitar 2.723 dari 7.840 dan sisanya adalah jumlah siswa yamg sudah diterima 5.117.

BACA JUGA :  Minta Pilkades Serentak Segera Digelar, Bupati Sampang Dibilang Pengecut

Nurhasan selaku komisi D DPRD Bangkalan mengaskan, jangan sampai sistem zonasi ini anak-anak tidak sekolah. Karena itu akan menyebebkan benan bagi orang tua dan regenerasi.

“Kepala Dinas itu harus punya keberanian atau terobosan” tegasnya.(mp/suryadi/rus)