Dampak dari Zonasi PPDB 49 SMP di Bangkalan tidak Memenuhi Pagu

Avatar
Mustakim Kepala Bidang Pengelolaan SMP Dinas Pendidikan (disdik) Kabupaten Bangkalan 

BANGKALAN, (Madurapost.co.id) – Akan banyak kursi kelas yang kosong dengan selesainya Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMP Negeri di Kabupaten Bangkalan. Jumat, (12/7/19).

Karena dari 52 SMP Negeri, hanya ada tiga yang memenuhi pagu di Kabupaten Bangkalan.

Banyak hal yang mempengaruhi tidak terpenuhinya pagu di SMP Bangkalan, salah satunya; banyaknya wali murid yang lebih memasrahkan masa depan pendidikan anaknya di sekolah-sekolah pesantren.

BACA JUGA :  Pilkada Sumenep Digeser Akhir Tahun, Ujian KPU Ditengah Pandemi Covid-19

Mustakim, selaku Kepala Bidang Pengelolaan SMP  Dinas Pendidikan (disdik) Kabupaten Bangkalan menjelaskan, tiga sekolah yang memenuhi pagu dari 52 SMP Negeri di Kabupaten Bangkalan.

“SMP 1 Bangkalan adalah sekolah yang memenuhi pagu, disusul SMP 2 Bangkalan, dan SMP 1 Kamal” ujarnya ketika ditemui di ruang kerjanya.

Pagu yang belum terpenuhi sekitar 2.723 dari 7.840 dan sisanya adalah jumlah siswa yamg sudah diterima 5.117.

BACA JUGA :  Corona Sumenep Bertambah 4, Total jadi 11 Orang

Nurhasan selaku komisi D DPRD Bangkalan mengaskan, jangan sampai sistem zonasi ini anak-anak tidak sekolah. Karena itu akan menyebebkan benan bagi orang tua dan regenerasi.

“Kepala Dinas itu harus punya keberanian atau terobosan” tegasnya.(mp/suryadi/rus)