Dalam Sepekan, Polres Sampang Berhasil Bekuk Enam Pelaku Penyalahgunaan Narkotika

Avatar

SAMPANG, MaduraPost – Polres Sampang, Madura, Jawa Timur berhasil meringkus enam pelaku kasus tindak pidana penyalahgunaan narkotika golongan 1 jenis sabu-sabu.

Kapolres Sampang, AKBP Didit Bambang Wibowo Saputro menyampaikan, semua tersangka ditangkap di Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang berbeda.

“Masing-masing tersangka ada yang kami tangkap di dalam rumahnya dan di pinggir jalan raya,” ujarnya, Jumat (10/1/2020).

BACA JUGA :  Direktur RSUDMA Sumenep Bantah Insiden Bayi Tertukar

Peran tersangka penyalahgunaan narkotika golongan 1 jenis sabu, Didit menyebutkan berbeda-beda. Tiga sebagai kurir, dua pengedar, dan satu orang pemakai.

Enam orang yang telah mendekam di hotel prodeo Polres Sampang, di antaranya Safi (45) warga Dusun Polai, Desa Pamolaan, Kecamatan Camplong. Barang bukti sabu mencapai 3,10 gram, Juhairiyah (45) warga Balanan, Desa Bira Timur, Kecamatan Sokobanah. Barang bukti sabu mencapai 1,06 gram dan Hj. Kholifah (41) warga Jalan Nuri, Kelurahan Gunung Sekar, kedapatan bararng bukti sabu seberat 0,60 gram.

BACA JUGA :  Lintas NGO Demo DPRD dan Kejari Minta Kasus Mobil Sigap di Pamekasan Ditersangkakan

Terpidana lainnya, yakni Rofiah (37) dan Fathur Rahman (20) warga Jalan Sihadak Gang 1, Kelurahan Dalpenang, memiliki sabu 0,30 gram, dan Nurul Huda (35) warga Dusun Tobatoh, Desa Jrenguan, Kecamatan Omben, barang bukti sabu mencapai 0,33 gram.

“Semua pelaku asal Kabupaten Sampang yang telah kami tangkap ini, ada yang mendapat keuntungan Rp 200 ribu perhari,” ungkapnya pada saat realese di Mapolres Sampang.

BACA JUGA :  Dugaan Mark Up Anggaran Posyandu di Desa Tangangser Laok Terancam Dilaporkan

Akibat perbuatannya tersangka diancam dengan pasal 114 ayat 1 dan 2 Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

“Pelaku diancam pidana minimal lima sampai 20 tahun penjara,” pungkasnya. (mp/ron/din)