Scroll untuk melanjutkan membaca
Headline

Dalam Rangka Hardiknas, Pemkab Pamekasan Gelar Upacara di Lapangan Nagara Bhakti

Avatar
×

Dalam Rangka Hardiknas, Pemkab Pamekasan Gelar Upacara di Lapangan Nagara Bhakti

Sebarkan artikel ini
Dalam Rangka Hardiknas, Pemkab Pamekasan Gelar Upacara di Lapangan Nagara Bhakti. (Foto: Efita/Biro Pamekasan)

PAMEKASAN, Madurapost.co.idDalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2019, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan menggelar upacara di Lapangan Nagara Bhakti, Pendopo Ronggosukowati Pamekasan, Madura, Jawa Timur. Kamis (02/05).

Hadir dalam acara tersebut Jajaran Forkopimda, Ketua DPRD, para Asisten, para kepala OPD, dan para undangan lainnya. Sedangkan peserta upacara terdiri dari TNI/Polri, PNS, Mahasiswa dan para siswa se Kabupaten Pamekasan.

advertisement
Scroll untuk melanjutkan membaca

Hardiknas Tahun 2019 kali ini, mengusung tema “Menguatkan Pendidikan, Memajukan Kebudayaan.” Tema ini mencerminkan pesan penting Ki Hajar Dewantara terkait hubungan erat pendidikan kebudayaan guna membingkai sumber daya manusia yang berkualitas demi terwujudnya Indonesia yang maju.

Baca Juga :  Petugas Posko Covid-19 di Sumenep Diberi Honor Rp 50 Ribu

Dalam sambutan tertulis Mendikbud Muhajir Efendy, Asisten Pemkab Pamekasan Moh. Alwi menyampaikan, bahwa warga Indonesia khususnya Pamekasan harus bersyukur, karena baru saja berhasil melewati tahap puncak perhelatan Pemilihan Umum (Pemilu) serentak, tanggal 17 April 2019 lalu.

“Dari sudut pandang pendidikan, dalam Pemilihan Umum harus terjadi proses pembelajaran bagi setiap Warga Negara. Proses belajar pada hakikatnya adalah momentum terjadinya perubahan tingkah laku menuju ke kedewasaan,” kata Alwi.

Menurutnya, dalam kontestasi demokrasi selalu meninggalkan jejak-jejak residual yang bisa menimbulkan keretakan bahkan perpecahan. Dalam momentum seperti ini tanggung jawab nasional kita dipertaruhkan.

Baca Juga :  HUT Bhayangkara Ke-73, Polres Pamekasan Gelar Donor Darah

“Tanggung jawab untuk selalu menjaga aset vital bangsa yang tak ternilai harganya, yaitu semangat kerukunan, persaudaraan, dan persatuan,” imbuhnya.

Ia melanjutkan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah memberi perhatian khusus untuk pendidikan di wilayah terluar, terdepan, dan tertinggal. Bahkan, Kemendikbud memberi perhatian khusus pada pendidikan anak-anak Indonesia yang berada di luar batas negara, seperti anak-anak keturunan Indonesia yang berada di Sabah dan Serawak, negara bagian Malaysia.

Pada momentum Hari Pendidikan Nasional ini, masyarakat harus terkonsentrasikan pada segenap potensi pendidikan nasional yang menitikberatkan pembangunan sumberdaya manusia yang dilandasi karakter yang kuat, ketrampilan, dan kecakapan yang tinggi, sehingga mampu menjawab tantangan perkembangan zaman yang semakin kompetitif.

Baca Juga :  Pencairan BLT Dana Desa di Kecamatan Pakong Rampung, Berikut Rinciannya

“Atas nama pemerintah, saya sampaikan penghargaan dan penghormatan setinggi-tingginya kepada para insan pendidikan dan kebudayaan di seluruh penjuru negeri, terutama kepada Ibu dan Bapak pendidik dan tenaga kependidikan di semua jenjang,” katanya.

“Para pegiat PAUD, pegiat literasi, para tokoh agama, wartawan, dan kontributor pendidik lainnya, yang tak lelah menyalakan mimpi, memberikan inspirasi, membuka jalan terang masa depan anak Indonesia agar menjadi manusia cerdas berkarakter kuat dan memberikan manfaat bagi sekitarnya,” Pungkasnya . (mp/efi/zul)

Baca berita lainnya di Google News atau langsung ke halaman Indeks

Konten di bawah ini disajikan oleh advertnative. Redaksi Madura Post tidak terlibat dalam materi konten ini.