SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Daerah

Corona Mulai Menjamur, Tambahan Lagi 63 Kasus Baru Covid-19

Avatar
×

Corona Mulai Menjamur, Tambahan Lagi 63 Kasus Baru Covid-19

Sebarkan artikel ini

SUMENEP, MaduraPost – Update terbaru sebaran covid-19 di Kabupaten Sumenep Madura, Jawa Timur, kembali bertambah, Sabtu (27/6).

Dilansir dari akun resmi Instagram @Dinkessumenep, terlihat peta sebaran covid-19 di Sumenep kembali bertambah menjadi 63 kasus baru terkonfirmasi positif covid-19, sekitar pukul 07.00 WIB.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Sebelumnya, kasus terkonfirmasi positif covid-19 ter-tanggal 26 Juni 2020 berjumlah 57 kasus. Hari ini ditambah 10 kasus baru, total keseluruhan menjadi 63 kasus.

Baca Juga :  Terdampak Covid-19, Nelayan Desa Dekiring Mendapat Bantuan 120 Sembako

Namun, Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumenep. Baik rilis Video Teleconference (Vidcon), maupun saat dikonfirmasi melalui via telfon dan perangkat lunak WhatsApp.

Untuk diketahui, hingga saat ini tercatat 16 Pasien Dalam Pengawasan (PDP), 63 kasus baru terkonfirmasi covid-19, 14 pasien terkonfirmasi sembuh, dan dua orang meninggal dunia.

Baca Juga :  PC PMII Sumenep Menggelar Harlah Ditengah Covid-19 Dengan Berbagi Sembako

“Kami terus mengimbau kepada masyarakat Sumenep untuk mematuhi protokol kesahatan, seperti jaga jarak, cuci tangan, dan tetap di rumah,” berikut imbauan Humas Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumenep, Ferdiansyah Tetrajaya, dalam Vidcon update covid-19.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Sumenep, Agus Mulyono, mengatakan tetap satu pintu di Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo).

Baca Juga :  Lalai Pencegahan Covid-19, Polsek Sokobanah Tak Tegas Tindak Acara Massal

“Ikuti press rilis Kominfo saja,” tulis Agus, saat dikonfirmasi melalui via WhatsApp-nya.(mp/al/rul)

Baca berita lainya di Google News atau gabung grup WhatsApp Madura Post sekarang juga!

Konten di bawah ini disajikan oleh advertnative. Redaksi Madura Post tidak terlibat dalam materi konten ini.