SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
DaerahHeadlineKesehatan

Bupati Sumenep Klaim Virus Corona Tak Ada di Sumenep, 6 Pasien Tercemar Dari Luar Madura

Avatar
×

Bupati Sumenep Klaim Virus Corona Tak Ada di Sumenep, 6 Pasien Tercemar Dari Luar Madura

Sebarkan artikel ini

SUMENEP, MaduraPost – Usai diketahui Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, bertambah 1 orang lagi positif virus corona atau covid-19, tim Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 gelar konferensi pers di Posko Covid-19 Rumah Dinas (Rumdis) Bupati.

Bupati Sumenep, Busyro Karim, mengungkapkan bahwa 1 orang yang terkonfirmasi virus corona tengah bekerja di kota Surabaya.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

“Dia bekerja di Surabaya. Karena dia rumahnya di Sumenep, maka dia pulang untuk isolasi diri. Setelah 14 hari menjalankan isolasi mandiri dia periksa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar Sumenep untuk melakukan Swab, dan hasilnya positif covid-19,” ungkapnya di depan awak media, Jumat (15/5).

Baca Juga :  349 ASN di Sumenep Diambil Sumpahnya

Busyro menerangkan, bahwa semua pasien yang terjangkit virus asli kota Wuhan China itu tidak murni tersebar di Kabut Sumenep, melainkan para pasien terjangkit covid-19 di luar Pukauy Madura.

“Para pasien yang kena covid-19 ini tidak di Sumenep, tapi di luar Madura, seperti ke 5 pasien lainnya,” katanya.

Pihaknya menegaskan, bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep telah melakukan usaha maksimal dalam menekan merebaknya virus corona di Sumenep tidak semakin mewabah.

Baca Juga :  Tertangkap Basah, Satu Maling Motor di Banyuates Babak Belur Dihajar Warga

“Kami (Pemkab Sumenep, red) sudah berusaha semaksimal mungkin untuk menekan penyebaran covid-19. Kami sudah melakukan langkah-langkah. Tapi kita juga butuh kerja semua pihak,” imbaunya. (Mp/al/kk)

Baca berita lainya di Google News atau gabung grup WhatsApp sekarang juga!

Konten di bawah ini disajikan oleh advertnative. Redaksi Madura Post tidak terlibat dalam materi konten ini.