Scroll untuk baca artikel
DaerahKesehatan

Bupati Sampang Sebut Dua Kemungkinan Covid-19 Menyerang Warganya

40
×

Bupati Sampang Sebut Dua Kemungkinan Covid-19 Menyerang Warganya

Sebarkan artikel ini

SAMPANG, MaduraPost – Bupati Sampang Slamet Junaidi mengatakan, penyebaran Covid-19 di wilayahnya tidak serta-merta datang dengan sendirinya, akan tetapi menurutnya ada dua kemungkinan yang bisa terjadi, yaitu secara dianterin atau menjemput.

“Artinya ada warga Sampang yang pergi ke zona merah lalu kembali ke Sampang, dan ada yang datang ke Sampang dari Zona merah yang membawa virus,” kata Bupati Sampang Slamet Junaidi dalam konferensi persnya, Rabu (13/5/2020).

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Baca Juga :  Tarik Pungli Uang Bimbel Rp 375 Ribu, SMPN 1 Sampang Diprotes Wali Murid

Menurutnya, ada tiga orang yang kita terima hasil swabnya, dan yang dinyatakan positif hanya satu orang yaitu A, sedangkan yang dua S dan H negatif.

“Kalau A ini yang positif kebetulan dia di anterin, karena ada nikahan trus ada saudaranya yang datang dari Pontianak dan Surabaya menginap disini, selang beberapa hari si A ada keluhan,” imbuhnya.

Baca Juga :  Disdik Kabupaten Sampang Gelar Gebyar PAUD 2023

Sementara itu Plt Dinas Kesehatan Kabupaten Sampang Agus Mulyadi mengatakan, pihaknya mengakui kalau penerimaan hasil swab tes mengalami keterlambatan. Ia juga menambahkan keterlambatan tersbut di sebabkan karena kondisi Rumah Sakit yang overload dalam pemeriksaan swab tes covid-19.

“Yang melakukan pemeriksaan tersebut tanggal 30 April dan keluar kemarin hari Senin (12/05/2020),”papar Agus.

Baca Juga :  Kuasa Hukum Korban Penganiayaan Desak Polres Sampang Segera Tetapkan Tersangka

Sementara itu ketika disinggung masalah kelompok penyandang statusnya, Agus menyampaikan kalau pasien yang positif corona masuk dalam kelompok Orang Dalam Pemantauan (ODP).

“Setelah diketahui ternyata pasien A ini ada gejala pada tenggorokannya,” imbuh Agus Mulyadi.

Iapun menambhkan, kemungkinan besar akan melakukan karantina wilayah di Kabupaten Sampang.

“Iya minimal melakukan karantina di Dusun si A ini,” pungkasnya. (mp/ron/rus)