SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Headline

Breaking News ! Aliansi Masyarakat Pamekasan Bergerak, Tuntut Pilkades 2023 Segera Digelar

Avatar
×

Breaking News ! Aliansi Masyarakat Pamekasan Bergerak, Tuntut Pilkades 2023 Segera Digelar

Sebarkan artikel ini

PAMEKASAN, MaduraPost– Rakyat Pamekasan yang mengatasnamakan dirinya “Aliansi Masyarakat Pamekasan Bergerak”, yang sebelumnya pada November 2021, kelompok ini berunjuk rasa di Kantor Bupati Pamekasan, mendesak keputusan menunda pilkades hingga cakupan vaksinasi mencapai 70 persen dicabut.

Alhasil, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Jawa Timur mencabut dan menetapkan pelaksanaan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak pada 23 April 2022 dengan protokol kesehatan yang ketat.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Kini, Aliansi Masyarakat Pamekasan Bergerak, dibawah komando FAAM Pamekasan dan GAM JATIM itu, datang kembali mendesak Bupati Baddrut Tamam segera melaksanakan Pilkades 2023 agar kepemimpinan di tingkat desa terus berjalan sebagaimana mestinya.

Baca Juga :  Diduga Mengalami Rem Blong, Mobil Pick Up L300 Mengalami Kecelakaan Di Gunung Kondur Batumarmar

Pantauan MaduraPost dilokasi, Massa aksi sekitar kurang lebih 500 orang, mereka berkumpul di Monumen Arek Lancor, dan akan melakukan long macrh menuju Kantor DPRD Kabupaten Pamekasan.

Dalam orasinya, Korlap Aksi Basid FAAM Pamekasan menuntut Pemerintah Kabupaten Pamekasan untuk segera menggelar Pilkades yang masa jabatannya sudah habis.

“Bupati sebagai pimpinan tertinggi di tingkat dua, seharusnya tegas dan tidak diam soal pelaksanaan pesta demokrasi Pilkades di Kabupaten Pamekasan,” kata Basid, Rabu (08/02/2023).

Baca Juga :  Semakin Meningkat, Pasien Positif Corona di Kabupaten Sampang Sudah 4 Orang

Menurutnya, Diamnya Bupati Pamekasan Baddrut Tamam, terkait Pelaksanaan Pilkades 2023 justru telah membuat masyarakat bingung.

“Ada apa dengan Bupati Mas tamam, jangan-jangan Bupati ada main dengan pihak-pihak tertentu yang mempunyai kepentingan pribadi, kelompok, ataukah mungkin untuk kepentingan politik pribadi sang Bupati saja,” tambahnya berapi-api.

Dalam aksinya, ada tiga tuntutan dalam pernyataan sikap Aliansi Masyarakat Pamekasan Bergerak yang dibacakan oleh Basid FAAM, dan Junaidi GAM-JATIM, di depan Kantor DPRD Kabupaten Pamekasan.

Baca Juga :  Panitia MTQ XXX Pamekasan Abaikan Penilaian Juri, Juara III Dianulir Dengan Cara Dholim

1. Pilkades segera digelar pada tahun 2023 Sebagaimana tertuang dalam SE Mendagri tahun 2023.

2. Mendesak Bupati Pamekasan segera menerbitkan Perbup Pilkades 2023.

3. Bupati Pamekasan segera membentuk panitia pilkades tingkat kabupaten.

Hingga berita ini dimuat, massa  masih berada di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Pamekasan hingga menunggu Bupati menemui masyarakat.

Baca berita lainya di Google News atau gabung grup WhatsApp Madura Post sekarang juga!

Konten di bawah ini disajikan oleh advertnative. Redaksi Madura Post tidak terlibat dalam materi konten ini.