SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
DaerahPemerintahan

BKPSDM Sumenep Akan Keluarkan Kebijakan Bagi ASN Yang Terpapar Covid-19

Avatar
×

BKPSDM Sumenep Akan Keluarkan Kebijakan Bagi ASN Yang Terpapar Covid-19

Sebarkan artikel ini

SUMENEP, Madurapost.id – Soal Dua Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, yang positif covid-19, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sumenep mengaku masih dalam tahap proses pembuatan kebijakan regulasi kerja bagi ASN.

Kepala Bidang (Kabid) Penilaian Kerja Aparatur dan Penghargaan (PKAP) BKPSDM Sumenep, Linda Mardiana, mengatakan, bagi ASN yang terkonfimasi positif covid-19, akan dibuatkan kebijakan regulasi kerja ASN sesuai situasi dan kondisi.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Baca Juga :  Desa Tanjung Kecamatan Pademawu Salurkan BLT-DD Terdampak Covid-19, Kepala Desa: Semoga Bantuan Itu Memberikan Banyak Manfaat

“Jika ASN yang terkonfirmasi positif covid-19 itu masuk dalam Ketegori Orang Tanpa Gejala (OTG), maka kami tugaskan untuk tetap bekerja dari rumahnya,” ungkapnya, saat dikonfirmasi media ini, Kamis (25/6).

Menurutnya, ASN yang masuk dalam kategori OTG covid-19 itu, lebih memilih kerja masuk di kantor Dinas masing-masing, dari pada kerja dirumah.

Baca Juga :  PHE WMO Bantu Warga Bangkalan Hadapi Pandemi Covid-19

“Tapi dengan pertimbangan lain. jika memaksakan masuk ke kantor, dikhawatirkan hanya jadi pelantara penyebar virus corona itu,” kata dia.

Sebab itu, BKPSDM Sumenep mengambil kebijakan dengan memberikan surat tugas untuk tetap bekerja dirumah, jika yang kedua ASN tersebut masuk kategori OTG.

Sedangkan bagi ASN yang terkonfirmasi covid-19 dengan gejala, dia mengaku, sampai saat ini masih dalam tahap pembuatan kebijakan regulasi kerja. Sebab penyeberan virus coron itu datang dengan tanpa disangka-sangka.

Baca Juga :  Dinkes dan P2KB Sumenep Sidak Sejumlah Puskesmas, Pastikan Kesiapan Medis pada Libur Lebaran

“Masih proses pembuatan kebijakan, Kalau saya biacra sekarang, khawatir nanti hasilnya tidak sesuai dengan apa yang dikehendaki pimpinan,” tukasnya. (Mp/al/rus)

Baca berita lainya di Google News atau gabung grup WhatsApp sekarang juga!

Konten di bawah ini disajikan oleh advertnative. Redaksi Madura Post tidak terlibat dalam materi konten ini.