SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Headline

Beredar Berita Mobil Sigap Digunakan Untuk Demo : Wartawan “Itu HOAX.” Begini yang Sebenarnya

Avatar
×

Beredar Berita Mobil Sigap Digunakan Untuk Demo : Wartawan “Itu HOAX.” Begini yang Sebenarnya

Sebarkan artikel ini

PAMEKASAN, madurapost.id – Beredar berita dari media elektronik yang menyebutkan mobil sigap di Desa Angsanah digunakan untuk demo.

Berita tersebut diunggah melalui akun resmi sebuah media online dengan judul “Viral, Mobil Sigap Digunakan Untuk Demo.” Yang diunggah Pada tanggal 27/07/2020

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Salah seorang Wartawan Abd Basid yang datang langsung dilokasi untuk meliput aksi tersebut mengklarifikasi terkait adanya mobil sigap saat penyampaian aspirasi yang disampaikan emmak emmak di Desa Angsanah tersebut.

Baca Juga :  Memasuki Hari Tenang Pemilu 2019,Panwascam kecamatan Pasean Tertibkan Seluruh APK

Basid menjelaskan, dalam aksi yang menuntut Pemkab Pamekasan segera memperbaiki jalan poros kabupaten di Desa Angsanah tersebut disampaikan dengan aksi tanam pohon.

“aksi teatrikal yang menayangkan seorang pengendara jatuh di jalan yang rusak, kemudian dipanggillah mobil sigap tersebut dan menjemput korban laka untuk dibawa ke RS, artinya mobil sigap harus benar- benar digunakan sebagaimana mestinya, jadi itu bukan di bawa demo,” Terang Basid kepada madurapost.id. Senin, (27/07/2020)

Baca Juga :  Pembangunan di Sampang Untuk Siapa, Masyarakat apa Bupati ?

Dalam aksi tersebut, para emmak- emmak mendesak pemkab agar segera mengambil langkah- langkah kongkrit terkait rusaknya jalan penghubung Desa Angsanah dan Panaan, karena sudah sering terjadi kecelakaan akibat jalan berlubang dan batuan keluar dari badan jalan

“Kami sangat menyayangkan sekali atas berita tersebut karna jelas itu memastikan bahwa mobil sigap itu digunakan untuk demo, apalagi tidak ada kata Dugaan dalam berita tersebut, itu fatal” Sambungnya.

Baca Juga :  PT Garam Raih 2 Penghargaan Award Sekaligus, Berikut Hasilnya!

“Saya yang meliput, saya yang merekam dan saya yang menyaksikan langsung dilapangan, jadi jangan gampang menjudge begitu, videonya itu panjang loh, dan masih ada di saya” Kata dia

“Mari kita lebih cerdas dalam menerima sebuah berita, dan hindari berita HOAX tanpa tahu yang sebenarnya,” Pungkas mantan aktivis GMNI ini. (Mp/uki/kk)

Baca berita lainya di Google News atau gabung grup WhatsApp sekarang juga!

Konten di bawah ini disajikan oleh advertnative. Redaksi Madura Post tidak terlibat dalam materi konten ini.