SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
DaerahPemerintahanSport

Berbagi Sesama, Komunitas ASEPSAP Santuni Janda Tua di Desa Larangan Badung

Avatar
×

Berbagi Sesama, Komunitas ASEPSAP Santuni Janda Tua di Desa Larangan Badung

Sebarkan artikel ini
Fathor Rohman bersama Komunitas ASEPSAP dirumah Ibu Sideh
Fathor Rohman bersama Komunitas ASEPSAP dirumah Ibu Sideh

 

PAMEKASAN, MaduraPost – Asosiasi Sepeda Sehat Pamekasan (ASEPSAP) kembali melakukan aksi kemanusiaan untuk membantu masyarakat miskin yang ada di Kabupaten Pamekasan.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Dengan menggunakan sepeda, Komunitas ASEPSAP mendatangi nenek tua yang berada di Desa Larangan Badung Kecamatan Palengaan, Pamekasan. Jumat,(24/1/2020).

Baca Juga :  Deklarasi Gus Muhaimin Maju Jadi Capres 2024, Ustadz dan Ustadzah Kampung Kabupaten Sumenep Percayakan Akan Hal Ini

Berbagai macam kebutuhan rumah tangga diberikan kepada Ibu Sideh Warga Desa Larangan Badung sebagai bentuk kepedulian komunitas ASEPSAP kepada kaum du’afa.

Fathor Rohman selaku pembina ASEPSAP yang juga sebagai Ketua DPRD Pamekasan mengatakan bahwa ASEPSAP bukan sekedar komunitas bersepeda untuk menjaga kesehatan, tetapi ada program kemanusiaan untuk peduli terhadap sesama.

“Motto ASEPSAP, Bersama itu Indah, Berbagi Itu Ibadah,” Kata Fathor kepada MaduraPost. Jumat, (24/1/2020).

Baca Juga :  Pemerintah Desa Tagangser Laok Mengucapkan Dirgahayu Republik Indonesia ke 77

Pria dengan Jargon “Pamekasan Punya Cerita” itu kemudian menjelaskan bahwa Komunitas ASEPSAP yang terdiri dari 80 orang akan terus berbagi untuk membantu masyarakat miskin yang ada di Kabupaten Pamekasan.

“Kami tidak ingin bersuka ria dipinggir jalan,sedangkan dipelosok desa masih banyak kaum du’afa yang sedang butuh uluran tangan kita,” Imbuh Fathor

Baca Juga :  Pemkab Sampang Tinjau Lokasi Ambruknya Jalan di Sokobanah

Sementara itu, Ibu Sideh yang mendapat bantuan dari komunitas ASEPSAP sangat bahagia dan bersyukur atas bantuan tersebut.

“Sakalangkong, Manteren egente’ennah Se lebbi bennyak derih Allah (Terimakasih, Semoga Allah Membalas dengan balasan yang lebih baik:red),” kata ibu Sideh dengan bahasa Madura. (mp/liq/rul)

Baca berita lainya di Google News atau gabung grup WhatsApp Madura Post sekarang juga!

Konten di bawah ini disajikan oleh advertnative. Redaksi Madura Post tidak terlibat dalam materi konten ini.