Begini Suasana Lapas Kelas II A Pamekasan Dihari Kedua Lebaran Idul Fitri 1440 H

  • Bagikan
Suasan lebaran di Lapas Kelas II A Kabupaten Pamekasan Dihari kedua Lebaran idul fitri 1440 Hijriyah. (Foto: Efita/Biro Pamekasan)

PAMEKASAN, madurapost.co.idLembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas Il A Kabupaten Pamekasan memberikan kesempatan kepada penghuni binaan untuk bertemu dengan keluarga.
Kebijakan ini dalam rangka menyambut hari Raya Idulfitri 2019, tampak pengunjung memadati Lapas Kelas Il A Pamekasan,terbukti sejak dibuka pukul 09.30 WIB, pengunjung langsung mengular.
Dengan kebijakan tersebut, pihak lapas memperketak penjagaan untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.
Untuk nenasuki lapas, pengujung diminta mendaftarkan diri di tempat yang disediakan. Salah satunya syarat administrasinya menyerahkan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Di tempat itu pengunjung dimintai keterangan.
“Siapa yang akan dikunjungi. Nanti ketika pengunjung memberikan nama-nama akan dicek oleh petugas di Sistem Data Base Pemasyarakatan,” ungkap Kepala Lapas Kelas Ila, M.Hanafi. Juma’at, (8/6/19).
Ia melanjutkan, bahwa pengunjung yang dinilai memenuhi persyaratan akan diberikan nomor dan dipakaikan kalung, mereka memasuki ruang pemeriksaan barang.
“Seluruh anggota tubuhnya akan digeledah. Di sini pemeriksaan terbagi menjadi dua. Tergantung dengan nomor yang dipegang,” lanjutnya.
“Ada nomer ganjil dan genap. Kami pisah menjadi dua agar mempermudah dalam pemeriksaan. Jika ada barang-barang yang mencurigakan langsung di taruh di sana,”imbuhnya.
Terakhir, jika persyaratan sudah memenuhi, petugas akan memanggil Narapidana yang dimaksud. Sementara pengunjung akan diarahkan ke ruangan besuk.
Petugas menyediakan tiga ruangan. Satu ruangan disekat menjadi lima baris menggunakan triplek dan rapiah. Selain itu, setiap ruangan diberikan karpet merah.

Di situ, perasaaan para pengunjung campur aduk. Ada yang menangis, tertawa, dan bahagia. Suasana penuh kehangatan.
Hanafi menjelaskan, Lapas Kelas II A Pamekasan membuka pelayanan kunjungan tahanan selama empat hari ke depan.
Sebanyak 1019 warga binaan dipersilakan bertatap muka secara langsung, mengobrol santai, bencengkrama bersama kerabat, dan sanak saudara.
“Kami berikan waktu 1 sampai  untuk sekali kunjungan,” ujar dia.
Dia melanjutkan, pengunjung hanya diperbolehkan membawa barang bawaan yang berhubungan dengan lebaran. Seperti ketupat dan semacamnya.
“Kami minta bawa makanan yang khusus hari Raya. Itu pastinya opor, rendang ketupat,” pungkasnya. (mp/efi/zul)
BACA JUGA :  Dinilai Gagal Dalam Reformasi Birokrasi, Bupati Pamekasan Dapat Raport Merah Dari PMII

  • Bagikan