SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Daerah

Begini Kata Dinas PRKP dan Cipta Karya Soal DAK Sanitasi Air

Avatar
×

Begini Kata Dinas PRKP dan Cipta Karya Soal DAK Sanitasi Air

Sebarkan artikel ini

SUMENEP, MaduraPost – Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman (PRKP) dan Cipta Karya Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menggelar acara sosialisasi Dana Alokasi Khusus (DAK) sanitasi air.

Kepala Dinas PRKP dan Cipta Karya Sumenep, Mohammad Jakfar, mengatakan sosialisasi DAK sanitasi air tersebut adalah langkah awal untuk menyalurkan program pemerintah pusat dalam membangun taraf hidup masyarakat agar masyarakat bisa menerapkan pola hidup sehat.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Baca Juga :  Kades Bajur Tepis Isu Gaji Perangkat di Buku Tabungan Raib

“Salah satunya dengan menghilangkan kebiasaan masyarakat buang air besar sembarangan (BABS),” kata dia, pada sejumlah media, Rabu (22/7).

Jakfar menguraikan, DAK sanitasi air disalurkan dalam bentuk pembangunan jamban di masing-masing desa penerima. Proses penyalurannya diserahkan kepada perwakilan kelompoknya swadaya masyarakat (KSM) di desa setempat.

“Penerimanya ada 17 desa dari setiap kecamatan, setiap desa dianggarkan 332.500.000” terang dia.

Baca Juga :  HGN 2023 dan Nasib Guru Honorer di Sumenep, Pemkab Hanya Bisa Berharap

Dengan dana itu, kata Jakfar, untuk dibangun jamban sebanyak 56 unit disetiap desa penerima “Satu unit jamban itu di anggarkan Rp 5.900.000, jadi tinggal kalikan,” jelasnya.

Untuk diketahui, Kegiatan sosialisasi tersebut dihadiri Wakil Bupati (Wabub) Sumenep, Achmad Fauzi, di Kedai HK, Jln. Trunojoyo nomor 5A, Kebun, Desa Kolor Kecamatan Kota. (Mp/al/rul)

Baca Juga :  Jelang Musim Tembakau, Dispertahourtbun Sumenep Diminta Maksimalkan Realisasi Program

Baca berita lainnya di Google News atau langsung ke halaman Indeks

Konten di bawah ini disajikan oleh advertnative. Redaksi Madura Post tidak terlibat dalam materi konten ini.