Scroll untuk baca artikel
Headline

Aski Demonstrasi di Pamekasan, Berikan Hadiah BEHA dan Celana Dalam Kepada Bupati Pamekasan

22
×

Aski Demonstrasi di Pamekasan, Berikan Hadiah BEHA dan Celana Dalam Kepada Bupati Pamekasan

Sebarkan artikel ini
Saat sejumlah pemuda lakukan aksi demontrasi

BERITAMA.id, Pamekasan – Sejumlah massa aksi kembali demonstrasi di kantor Bupati Pamekasan mereka menuntut bupati Pamekasan Badrut tamam tegas terkait maraknya pertokoan dan cafe liar di Pamekasan yang terkesan dibiarkan, Rabu,(14/08/2019)

Setelah sebelumnya massa sempat melakukan aksi Rabu (07/08/2019) di kantor Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) untuk mempertanyakan kinerja perijinan dan Satuan Polisi Pamong Praja (SATPOL PP) Pamekasan selaku Penegak perda,

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Baca Juga :  Mengenal Tabungan Qurban BPRS Bhakti Sumekar, Tahun 2023 Naik Signifikan, Yuk Menabung Sekarang!

Pihaknya mengaku sangat prihatin kepada Bupati Pamekasan lantaran dinilai tak tegas dengan membiarkan pertokoan dan cafe tanpa dilengkapi izin

“Seharusnya bupati pamekasan tegas dalam mengambil kebijakan, ini jelas jelas banyak tak berijin malah dibiarkan begitu saja,kontrol donk kinerja anak buahnya”ungkap Basri selaku koordinator Aksi

Pihaknya meminta Bupati tidak tebang pilih dalam melakukan penindakan. Menurutnya, selama ini pihaknya hanya melakukan penindakan terhadap rakyat kecil seperti pedagang kaki lima, sementara pertokoan dan cafe liar dibiarkan

Baca Juga :  Kapan Anggota DPRD Sumenep yang Jual Narkoba Dipecat?

“Jika benar-benar hebat jangan tebang pilih, jika sudah tak berijin siapapun itu sikat,”tambahnya

Namun dalam aksinya tersebut para pendemo tak ditemui langsung oleh Bupati, sehingga peserta aksi mengaku kecewa dan meluapkan kekecewaannya dengan memberikan bupati hadiah BEHA dan Celana dalam

“Sebagai bentuk kekecewaan kami,kami persembahkan hadiah BEHA dan Celana dalam untuk Bapak Bupati yang terhormat,”tutupnya.(red-Tuki)

Baca Juga :  Jaring Aspirasi, Warga Keluhkan Infrastruktur di Dapil Dua