SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Artikel

ARTI PENTING MENJALANKAN ETIKA DALAM BISNIS

Avatar
×

ARTI PENTING MENJALANKAN ETIKA DALAM BISNIS

Sebarkan artikel ini
Foto : Ilustrasi

ARTIKEL, MaduraPost – Didalam dunia bisnis kita harus memperhatikan etika,agar dapat menciptakan sebuah nilai yang baik pada bisnis yang sedang kita jalankan. Bisnis yang beretika adalah bisnis yang mengindahkan nila-nilai luhurnya yang bersumber dari norma,hati nurani dan empati. Bisnis bisa dikatakan etis apabila lebih banyak menggunakan hati nuraninya.

Secara sederhana etika bisnis adalah metode untuk menjalankan bisnis baik dari aspek individu,kelompok maupun masyarakat karna tidak dapat kita pungkira bahwa etika merupakan salah satu aspek yang berpengaruh pada kelangsungan hidup. Etika bisnis juga merupakan studi yang menyangkut tentang moral,baik moral baik maupun buruk.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Selain itu studi ini juga berfokus pada bagaimana cara menjalankan bisnis, banyak yang berpendapat bahwa etika bisnis hanya meliputi apa yang sudah ditentukan dalam hukum, akan tetapi nyatanya etika bisnis mancakup aspek yang lebih luas bahkan etika bisnis merupakan standar yang lebih tinggi di bandingkan standar minimal ketentuan hukum.

Pada tataran praktis dalam etika bisnis internasional,kita memiliki norma yang tentunya akan berbeda-beda dengan norma yang di anut oleh masing-masing negara, lalu bagaimana cara kita menyikapinya.

Baca Juga :  RS Nindita Sampang Diduga Abaikan Keselamatan Pasien dan Melakukan Pungli Pasien BPJS

Richard De Geogeo mengemukakan bahwa salah satu dari cara untuk menyikapinya adalah dengan cara menyesuaikan dari untuk menunjukkan sikap yang tampak dengan pada pandangan ini dengan menggunakan pribahasa. Jika sedang berada di swiss makan kita harus ikut menggukan norma yang berlaku pada negara itu,sama halnya seperti kata pribahas indonesia dimana bumi berpijak disana langit di junjung.

Norma moral yang penting berlaku di seluruh dunia. Sedangkan norma non moral dapat berbeda-beda di setiap tempat,dengan begitu bisa di simpulkan bahwa norma moral itu dapat berlaku atau dapat kita pakai di manapun kita berada itu akan tetap berlaku sedangkan norma non moral itu hanya dapat dipakai pada tempat-tempat tertentu bukan hanya norma sopan santun yang berbeda di setiap tempat norma hukum juga berbeda, seperti contoh di tempat A di haruskan sopan dan santun tetapi belum tentu di tempat B kita di haruskan untuk sopan dan santun. karna itulah dana persia pendiri perusahaan konsultan, DP image consulting memaparkan beberapa panduan etika bisni bagi meraka yang berhubungan dengan pembisnis dari berbagai negara.

Baca Juga :  Kepala Desa Gunung Kesan Jemput Jenazah Meninggal Dunia di Malaysia

Hill dan Jones, 1998, Etika bisnis merupakan suatu ajaran untuk membedakan antara salah dan benar guna memberikan pembekalan kepada setiap pemimpin perusahaan ketika mempertimbangkan untuk mengambil keputusan strategis yang terkait dengan masalah moral yang kompleks.

Berperilaku etis dalam dunia bisnis sangatlah penting untuk kelangsungan hidup bisnis itu sendiri. Bisnis yang tidak etis dapat merugikan bisnis itu sendiri bahkan jika dilihat dari perspektif jangka panjang. Bisnis yang baik bukan saja bisnis yang dapat menguntungkan akan tetapi bisnis yang bisa maju dan berkembang jika bisnis itu tidak etis maka bagaimana bisnis tersebut akan berkembang,bukan hanya itu bisnis tersebut bisa saja hancur dan sangat sulit untuk mempertahankannya.

Bisnis juga terkait dengan hukum. Dalam hukum banyak permasalahan yang timbul dalam dunia bisnis,baik pada taraf nasional maupun internasional. Walaupun etika dan norma memiliki keterikatan yang erat kedua nya tetap merupakan dua hal yang berbeda. Ketinggalan hukum dari etika, tidak terbatas padaa hal-hal baru,misalnya di sebabkan perkembangan tekhnologi.

Baca Juga :  Tingkatkan Kompetensi SDM Pengelola PKBM, Disdik Sampang Gelar Bimtek Manajemen Kelembagaan Pendidikan Non Formal

Tanpa disadari, kasus pelanggaran etika bisnis pelanggaran etika bisnis merupakan hal yang biasa dan wajar pada masa kini. Secara tidak sadar, kita sebenarnya menyaksikan banyak pelanggaran etika bisnis dalam kegiatan berbisnis di Indonesia.

Banyak hal yang berhubungan dengan pelanggaran etika bisnis yang sering dilakukan oleh para pembisnis yang tidak bertanggung jawab di Indonesia. Berbagai hal tersebut merupakan bentuk dari persaingan yang tidak sehat oleh para pembisnis yang ingin menguasai pasar. Selain untuk menguasai pasar, terdapat faktor lain yang juga mempengaruhi para pebisnis untuk melakukan pelanggaran etika bisnis, antara lain untuk memperluas pangsa pasar,serta mendapatkan banyak keuntungan.

Sumber : Jurnal Valuta Vol. 6 No 1, April 2020 ISSN : 2502-1419
Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Islam Riau
Ramzi Durin
Editor : Rikatul farohah

Baca berita lainya di Google News atau gabung grup WhatsApp sekarang juga!

Konten di bawah ini disajikan oleh advertnative. Redaksi Madura Post tidak terlibat dalam materi konten ini.