SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Kesehatan

Antisipasi Penyebaran Covid-19, KPU Sumenep Rapid Test PPDP Gratis

Avatar
×

Antisipasi Penyebaran Covid-19, KPU Sumenep Rapid Test PPDP Gratis

Sebarkan artikel ini

SUMENEP, Madurapost.id – Sebanyak 2.500 petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) se Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, sebagian besar telah dilakukan rapid test atau tes cepat.

Dalam proses penyelenggaraan tes cepat yang dilakukan di masing-masing kecamatan tersebut, PPDP tidak dibebani biaya apapun alias gratis.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

“Untuk biaya Rapid Test bagi 2.500 PPDP itu, kita (komisi pemilihan umum (KPU) red.) yang menanggung. Jadi tidak ada biaya apapun yang dibebankan, semuanya gratis,” terang Komisioner KPU Sumenep, Rafiqi Tanzil, saat dikonfirmasi diruang kerjanya, Selasa (21/07/2020).

Baca Juga :  Dinkes Sampang Terjunkan Tim Khusus Untuk Dalami Dugaan Malpraktik di Klinik Sukma Wijaya

Tanzil merinci, dari 2.500 petugas tersebut, sebagian besar sudah dilakukan tes cepat. Sedangkan biaya tes cepat yaitu Rp 150 ribu per orang, kumulatif keseluruhan mencapai Rp 375 juta.

“Sebelumnya KPU menganggarkan Rp 300 ribu per orang, tapi karena memang ada regulasi khusus yang di sampaikan Kemenkes RI, bahwa biaya tes cepat per orang tidak boleh melebihi 150 ribu,” jelasnya.

Baca Juga :  Rp 3,6 Miliar Bantuan RTLH di Sumenep Tertahan Karena Corona

Sedangkan dari biaya tes cepat sebesar Rp 150 ribu itu tidak ada biaya jasa. Sebab biaya jasa yang dilakukan petugas kesehatan di Puskesmas menjadi tanggung jawab Pemkab Sumenep.

Untuk diketahui, dari 2.500 PPDP yang telah di lakukan tes cepat, sebagian hasilnya sudah keluar dan telah diterima KPU Sumenep. Data terbaru per Senin 20 Juli 2020 malam, sudah ada 32 PPDP dinyatakan reaktif.

Baca Juga :  Kapolres Sumenep Tinjau Kegiatan Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun

“Yang reaktif itu, kita langsung melakukan pergantian dari usulan PPS kemudian di sampaikan ke KPU melalui PPK, karena regulasinya memang seperti itu,” tambahnya.

Pihaknya berharap, semua prosedur itu dapat berjalan dengan baik. Hal itu untuk menjamin keamanan di masyarakat, KPU berupaya menjamin petugas yang mendatangi masyarakat untuk mencoklit benar-benar dalam kondisi sehat, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir. (Mp/al/kk)

Baca berita lainya di Google News atau gabung grup WhatsApp sekarang juga!

Konten di bawah ini disajikan oleh advertnative. Redaksi Madura Post tidak terlibat dalam materi konten ini.