SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
DaerahHeadlineKesehatan

Antisipasi Covid-19, Kades Rekkerrek, Fadil Afandi : Niatkan Bekerja Sebagai Ibadah Kepada Allah

Avatar
×

Antisipasi Covid-19, Kades Rekkerrek, Fadil Afandi : Niatkan Bekerja Sebagai Ibadah Kepada Allah

Sebarkan artikel ini

PAMEKASAN, MaduraPost – Pemerintah Desa (Pemdes) Rekkerrek Kecamatan Palengaan terus gencar melakukan sosialisasi dan penyemprotan desinfektan untuk mencegah mewabahnya Virus Corona Melanda Desa Rekkerrek.

Kepala Desa Rekkerrek, Fadil Afandi mengatakan, segala kegiatan yang dilakukan pemerintah desa selama ini berkaitan dengan mewabahnya flVitus Corona merupakan bentuk pengabdian dengan niat ibadah.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Hal itu disampaikan Fadil Afandi dihadapan para tim Satgas Covid-19 Desa Rekkerrek pada saat apel pagi sebelum kegiatan Penyemprotan Desinfektan dimulai, Kamis (02/04/2020).

Baca Juga :  Fenomena Gerhana Bulan Hiasi Langit Sampang

“Kepada seluruh perangkat desa dan seluruh bidan desa mari kita niatkan pekerjaan ini sebagai ibadah, Apa yang dilakukan sekarang semoga menjadi amal dan mendapat ridho dari Allah,” Kata Fadil

Alumni Santri Pondok Pesantren Miftahul Ulum Panyepen tersebut juga mengutip apa yang disampaikan KH. Mudatstsir Badruddin pada saat melakukan sosialisasi pencegahan Covid-19 di Kecamatan palengaan beberapa waktu lalu.

Baca Juga :  Polres Sampang Dinilai Lelet Tindak Oknum Polisi Aniaya Kuli Bangunan

“Jangan Mengaku Ummat nabi Muhammad Kalau tidak peduli dengan kepentingan Ummat,” Kata Fadil memotivasi para relawan.

Setelah berdoa bersama dipimpin Kepala Desa Rekkerrek, Para relawan kemudian berangkat untuk melakukan penyemprotan disejumlah lembaga pendidikan, Tempat Ibadah dan beberapa tempat keramaian.

Sementara itu, Tokoh pemuda Desa Rekkerrek, Hasyim mengatakan bahwa segala upaya yang dilakukan Pemdes Rekkerrek selama ini tidak bisa diukur dengan nilai finansial. Kecuali niat mengabdi dan ibadah.

Baca Juga :  Jokowi Jawab Tudingan Hasto PDIP terkait Food Estate yang Dianggap Gagal

“Siang kami bekerja, Bahkan malam kami tidak tidur menunggu masyarakat pulang dari Perantauan di terminal Ronggosukowati Pamekasan, Kadang sampe pagi,” Kata Hasyim. (Mp/liq/lam)

Baca berita lainya di Google News atau gabung grup WhatsApp sekarang juga!

Konten di bawah ini disajikan oleh advertnative. Redaksi Madura Post tidak terlibat dalam materi konten ini.