SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
DaerahHeadlineHukum & Kriminal

Ancam Polisi dengan Sajam dan Pistol Mainan, Pria Asal Banyuates Ditangkap Polres Sampang

Avatar
×

Ancam Polisi dengan Sajam dan Pistol Mainan, Pria Asal Banyuates Ditangkap Polres Sampang

Sebarkan artikel ini

SAMPANG, MaduraPost – Berhati hati dalam menggunakan media sosial, menjadi keharusan agar kita tidak mudah berurusan dengan hukum.

Seperti yang terjadi pada pemilik akun Facebook bernama Baginda Siraja Tega Penyebar Dosa.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Akun tersebut diketahui atas nama SF (Inisial) seorang pria asal Desa Larlar kecamatan Banyuates Kabupaten Sampang.

Pada tanggal 28 April 2020, SF dengan menggunakan akun tersebut mengunggah sebuah video dirinya dengan nada ancaman kepada salah seorang anggota Polsek ketapang menggunakan senjata tajam dan pistol korek api.

Baca Juga :  Peran Camat Pegantenan Dipertanyakan, Terkait Pengawasan Program DD di Desa Ambender

Kapolres Sampang, AKBP. Didit Bambang Wibowo Saputro mengatakan, bahwa SF ditangkap dirumahnya Desa Larlar pada Hari Ahad (05/05/2020) pada jam 02.00 Dini hari.

“Setelah video tersangka beredar, Akhirnya Polisi melakukan penyelidikan dan tidak butuh waktu lama untuk menangkap tersangka,” Kata Didit, Selasa (12/05/2020)

Menurut Didit, Dasar pelaku mengunggah video siaran langsung seperti itu, sebelumnya ditegur tetangganya agar tidak membawa sajam, karena saat itu polisi tengah gencar melakukan giat operasi sajam,” terangnya.

Baca Juga :  Wakil Bupati Pamekasan Resmikan 3 Kampung Tangguh Untuk Lawan Covid-19

Namun, kata Didit, tersangka SF malah membuat video yang tidak pantas dengan melontarkan ucapan jorok dan mengaku sebagai “Tokang Tat Tak,” artinya tukang tebas.

Saat ini SF ditetapkan tersangka dan mendekam dirumah tahanan Polres Sampang untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. (Mp/man/kk)

Baca berita lainya di Google News atau gabung grup WhatsApp Madura Post sekarang juga!

Konten di bawah ini disajikan oleh advertnative. Redaksi Madura Post tidak terlibat dalam materi konten ini.