Alumni PP Karang Durin Cabut Laporan Allby Madura, Kades Bira Timur Angkat Bicara

  • Bagikan

SAMPANG, MaduraPost – Kasus ujaran kebencian yang dilakukan pemilik akun Facebook “Allby Madura” terhadap pengasuh pondok Pesantren Miftahul Ulum Karang Durin Desa Tlambah yang sebelumnya bergulir di Mapolres Sampang secara resmi telah dicabut.

Hal tersebut disampaikan Wafie Anas selaku alumni Pondok Pesantren Miftahul Ulum Karang Durin setelah secara resmi mencabut laporan terhadap Pemilik akun Facebook Allby Madura yang diketahui bernama Sya’roni.

Wafie Anas menuturkan pencabutan laporan dilakukan setelah ada kesepakatan damai antara kedua belah pihak dan pertimbangan langsung dari pengasuh pondok pesantren demi menjaga harmonitas antara masyarakat setempat.

BACA JUGA :  Wisata Kuliner Desa di Bangkalan Tak Kalah Menarik dengan di Perkotaan

“Pencabutan laporan terhadap Mohamad Sya’roni juga dikarenakan yang bersangkutan bagian lingkungan dari pondok pesantren,” Kata Wafie, Selasa (10/11/2020).

Selain pertimbangan tersebut, Menurut KH Khoiron Zaini Pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Ulum Karang Durin menyampaikan, pencabutan laporan Alby Madura setelah melalui musyawarah internal alumni. Alasan utama adalah menjaga timbulnya konflik horizontal ditingkat bawah.

“Kemudian dari pihak keluarga Sya’roni juga masih ada alumni pesantren, semoga dari semua kejadian ini Allby Madura berubah total baik dari sikap maupun akhlaqul karimah dan tidak mengulangi perbuatannya,” kata Gus Khoiron panggilan akrabnya.

BACA JUGA :  Karyawan PDAM Pamekasan Ditemukan Meninggal Dunia di Dalam Rumahnya

Gus Khoiron menambahkan, pencabutan berkas perkara itu dilakukan pada Jumat 6 November 2020. Setelah pencabutan selesai, Allby Madura dibebaskan.

“Pada intinya keluarga besar pondok pesantren Karang Durin memaafkan Allby Madura dhohir batin, sehingga kami harap alumni dan simpatisan menerima atas pencabutan ini demi kemaslahatan masyarakat,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Bira Timur, Fathorrohman mengucapkan terimakasih kepada Majelis Pengasuh dan alumni Pondok Pesantren Karang Durin yang telah mencabut laporan terhadap Mohammad Sya’roni.

BACA JUGA :  Abaikan Himbauan Kapolres Sampang Terkait Covid-19, Lomba Merpati di Desa Sokobanah Daya Berlangsung Meriah

Menurut Fathor, yang juga masih mempunyai ikatan famili dengan Mohammad Sya’roni menuturkan bahwa hal tersebut juga menjadi pelajaran kepada yang bersangkutan yang bisa diambil hikmahnya.

“Saya ucapkan terimakasih kepada Majelis Pengasuh Pondok Pesantren Karang Durin dan semua alumni, dan semoga kita semua bisa mengambil hikmah dari peristiwa ini,” Kata Fathor. Rabu (11/11/2020). (Mp/man/kk)

  • Bagikan