SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
DaerahHeadlinePemerintahan

Aktivis Rumah Demokrasi Sebut BBM Eceran Bantu Masyarakat Desa

Avatar
×

Aktivis Rumah Demokrasi Sebut BBM Eceran Bantu Masyarakat Desa

Sebarkan artikel ini

PAMEKASAN, Madurapost.id – Aktivis Rumah Demokrasi Klepean Center Masturil Kiram menyebutkan jika keberadaan BBM eceran di pelosok desa sangat membantu masyarakat, terutama masyarakat yang tergolong tidak mampu.

“Terlebih adalah BBM jenis premium. Kalau orang desa menyebutnya bensin. Ini bensin eceran bukan hanya kepentingan untuk mobil yang dengan mudah ke SPBU, sepeda motor ini mayoritas mendominasi di desa,” kata Mastur kepada MaduraPost, Kamis (25/6/2020).

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Baca Juga :  Ketua KADIN Pamekasan : Selamat Dirgahayu Republik Indonesia ke 76

Menurut Mastur, bayangkan apabila tidak ada BBM eceran, pengendara motor harus pergi ke SPBU. Sementara jarak SPBU di sejumlah wilayah di Kabupaten Pamekasan, jaraknya tidak dekat. Itu lun lokasinya hanya berada di akses pintasan kota.

“Solusinya adalah pemerintah harus permudah pendirian SPBU hingga masuk kecamatan. Kemudian pendistribusian subsidi BBM bisa lebih diperbanyak,” pintanya.

Baca Juga :  Penuhi Janjinya, Kades Palengaan Laok Bangun Balai Desa Dan Perpusdes

Sebelumnya, Abdus Syukur salah seorang pedagang pengecer BBM botolan merespons kabar bahwa SPBU Pakong tak melayani konsumen jeriken. Menurutnya, sikap SPBU tersebut dinilai tebang pilih. Padahal pedagang eceran dapat membantu kendaraan bermotor, utamanya yang jauh dari lokasi SPBU.

“Konsumen kita kan hanya orang yang kehabisan bahan bakar dalam perjalanan,” kata Abdus.

Baca Juga :  Dialog Akal Sehat Bersama Rocky Gerung di Kampus Unira Batal

Abdus mengaku, kebijakan pihak SPBU dinilai berlebihan. Apalagi, sebelumnya dia bersama pengecer bensin lainnya yang melakukan pembelian, dilayani.

Dirinya juga menjelaskan dalam menjual bensin tersebut dirinya tidak menaikkan harga. “Kami tidak menaikkan harga, hanya takaran liternya saja yang kami kurangi sedikit,” akunya. (mp/red/rus)

Baca berita lainya di Google News atau gabung grup WhatsApp sekarang juga!

Konten di bawah ini disajikan oleh advertnative. Redaksi Madura Post tidak terlibat dalam materi konten ini.