Akses Jalan Tak Kunjung Diperbaiki, Masyarakat Blumbungan Kecewa Kepada Bupati Pamekasan

Avatar
Poster yang bertulis “Rakyat Blumbungan sia-sia mendukung Badrut Tamam” salah satu cara mereka meluapkan kekesalannya. (Foto : Efita/Biro Pamekasan)

PAMEKASAN, Madurapost.co.idPuluhan warga dari lima Rukun Tetangga (RT) melakukan aksi menutup jalan, di Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur. Minggu (05/05)

Kelima RT tersebut ialah Dusun Aeng penay, Dusun Kendal, Dusun Pandian, Dusun Telaga dan Dusun Tambak, ini melakukan aksi tanam pohon pisang di tengah jalan dan melakukan aksi bakar ban.

BACA JUGA :  Proyek Dana Hibah Untuk Pokmas Karomah Desa Padelegan Diduga Tidak Sesuai RAB

Mereka kecewa dengan Bupati Pamekasan, Badrut Tamam, dan meluapkan kekesalnya dengan menuliskan poster “Kami taat pajak tapi jalan tetap rusak”, “Tolong Bupati jalan ini menuju Sumber batu dan Al-Djufri”, dan “Rakyat Blumbungan Sia-sia memilih Badrut Tamam”.

Aksi tersebut merupakan bentuk protes warga kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, karena akses jalan dari arah Pasar Blumbungan menuju arah Desa Tentenan, Kecamatan Larangan rusak parah.

BACA JUGA :  Satreskrim Polres Sumenep Akan Panggil Saksi Tambahan Kasus Dugaan Korupsi Gedung Dinkes Sumenep

Syamsul Arifin, pemuda Desa Blumbungan mengatakan, warga melakukan upaya perbaikan sudah berulangkali.

“Karena tidak kunjung diperbaiki, warga melakukan pebaikan dengan cara menambal jalan yang berlubang dengan pasir dan batu. Namun, itu tidak dapat bertahan lama, kalau musim hujan datang tergerus oleh air hujan,”  kata Syamsul.

“Dan kami sudah melakukan perbaikan secara swadaya dan swadana,” tambahnya.

BACA JUGA :  Warga Kepulauan Sumenep Dilakukan Rapid Test

Syamsul berharap kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan atau pihak terkait agar dilakukan perbaikan. (mp/efi/zul)