Scroll untuk baca artikel
Ekonomi dan Bisnis

Air Mineral Kemasan Merek “Kaje” di Sampang Dipenuhi Lumut

Avatar
51
×

Air Mineral Kemasan Merek “Kaje” di Sampang Dipenuhi Lumut

Sebarkan artikel ini

SAMPANG, MaduraPost – Kualitas air mineral dalam kemasan merek “Kaje” sangat buruk. Hal tersebut diketahui air dengan kemasan gelas dengan berat 220 mili liter tersebut terdapat banyak lumut didalamnya.

Diketahui  perusahaan yang mengelola air kemasan tersebut milik CV Nusantara Maju Jaya yang bekerjasama dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Kembang Jeruk Banyuates Sampang.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Keluhan tersebut diungkapkan oleh Agus Junaidi. Menurut Agus dirinya menemukan lumut didalam air kemasan tersebut saat hendak mengkonsumsi.

Baca Juga :  Bhakti Religi Satlantas Polres Sampang Dalam Rangka Operasi Zebra 2024

“Ini gimana kok bisa lolos pemasarannya, padahal waktu saya mau minum banyak lumutnya didalam botolnya,” keluh Agus, Jumaat (03/03/2023).

Bahkan Agus juga menyinggung perusahaan yang menaungi perusahaan air tersebut diduga  belum lulus laboratorium. Hal tersebut diketahui dalam kemasannya tidak ada label Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

“Ini sangat membahayakan yang mengkonsumsi, padahal air mineral merk “Kaje” ini sudah disebarluaskan,” tambahnya.

Baca Juga :  Tak Kunjung ada Perbaikan, Warga Sokobanah Sampang Perbaiki Jalan yang Rusak Parah

Dihubungi terpisah melalui pesan singkat Whatsappnya (WA), Kepala Desa Kembang Jeruk Suhaini tidak menampik adanya permasalahan air kemasan yang banyak lumutnya tersebut. Suhaini mengaku permasalahan tersebut dikarenakan kesalahan operator.

“Kmaren opratornya kesalahan teknis kmaren,” ujar Suhaini kepada MaduraPost, Jumaat (03/03/2023).

Akibat permasalahan tersebut (banyak lumut), Suhaini menambahkan masih terdapat ribuan dosbook air mineral yang tidak diedarkan.

Baca Juga :  TP PKK Tamberu Barat Sampang Tunjukkan 10 Hasil Program Unggulan

“Ya, SDH dua Minggu gak di produksi, itu sisa yg kmaren,,d gudang masih tgl 2000 DOS yg rusak TDK di edarkan,  kembalikan k tokonya, skrg SDH steril LG produksi yg baru,” tambahnya.

Saat ditanya tentang apakah sudah berizin BPOM dan lulus uji laboratorium tentang edaran pemasaran air mineral tersebut, Suhaini tidak menjawab konfirmasi media hingga berita ini di publish.