Scroll untuk baca artikel
Headline

Air Mata Nana Mardiana Tumpah Saat Melihat Mantan Suaminya Dikubur

Avatar
38
×

Air Mata Nana Mardiana Tumpah Saat Melihat Mantan Suaminya Dikubur

Sebarkan artikel ini
PEMAKAMAN : Dinda, Puteri Alm Imam S Arifin saat tak kuasa melihat ayahnya dimasukkan keliang lahat. (Istimewa)

SUMENEP, MaduraPost – Wafatnya pedangdut Imam S Arifin membuat dunia musik tanah air berkabung.

Suasana duka menyelimuti keluarga almarhum Imam S Arifin.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Artis senior musik dangdut itu meninggal dunia di usia 61 tahun, di kampung halamannya, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Jumat 17 Desember 2021.

Prosesi pemakaman diwarnai isak tangis keluarga hingga mantan istri almarhum Nana Mardiana. Jenazah almarhum Imam S Arifin diberangkatkan dari kediamannya, menuju di Taman Pemakaman Umum Baringin, Desa Kalianget Timur, Kecamatan Kalianget, Sabtu (18/12/2021).

Baca Juga :  Tak Ada Satpol PP, Tajamara Sumenep Jadi Tempat Mesum Muda-mudi

Para keluarga, kerabat dan para sahabat almarhum juga mengikuti proses pemakaman. Bahkan anak semata wayang almarhum, Resti Restami Arifin, dan ibunya, Nana Mardiana, tampak menangis histeris tak kuasa menahan sedih.

Nana Mardiana, mantan istri almarhum Imam S Arifin mengaku terakhir kontak dengan almarhum sejak keluar dari lembaga pemasyarakat (LP).

“Usai keluar dari LP mas Imam lebih memilih untuk pulang ke kampung halamannya,” kata Nana Mardiana, pada sejumlah media, Sabtu (18/12) kemarin.

Baca Juga :  PWS Sampang Gelar Ziarah Ke Makam Abdul Fatah dan Santuni Kaum Duafa

Menurut Nana Mardiana, saat itu ia berbicara soal musik dan royalti. Selain itu, Nana sebetulnya berharap setelah keluar dari LP almarhum bisa berkarya kembali dan menyapa para penggemar di Tanah Air.

“Mas imam itu ditunggu banyak penggemarnya dan keluarga. Saat keluar dari LP. Kami berharap bisa nyanyi lagi. Walaupun tidak berkarir yang penting bisa mas Imam sehat dan bisa bersilaturahmi dengan keluarga,” kata Nana berharap.

Baca Juga :  Ini Penyebab KMP Nusantara 91 Kandas di Pulau Sapeken

“Karena anak yang menerima royalti,” kata Nana menambahkan.

Sayangnya, saat mendengar kabar mantan suaminya telah meninggal dunia, dirinya langsung berangkat menuju Madura. Nana mengungkapkan, sebelum almarhum Imam S Arifin meninggal dunia, dirinya berpesan agar anak-anaknya tidak meninggalkan salat.

“Pesan beliau kepada anaknya, untuk tidak meninggalkan salat,” ucap Nana di pemakaman almarhum Imam S Arifin.