Scroll untuk baca artikel
DaerahPeristiwa

Ratusan Warga Tarogan Bangkalan Lakukan Burdah Keliling dan Penyemprotan Desinfektan Mencegah Covid-19

40
×

Ratusan Warga Tarogan Bangkalan Lakukan Burdah Keliling dan Penyemprotan Desinfektan Mencegah Covid-19

Sebarkan artikel ini

BANGKALAN, MaduraPost – Sekitar 500 warga asal Kampung Tarogan kecamatan Kemayoran kabupaten Bangkalan melakukan Burdah keliling selama tujuh hari di sepanjang Jl. KH. Moh Yasin dan ke gang-gang rumah warga setempat, Jumat (03/04/2020).

Bukan hanya melakukan Burdah keliling, namun juga melakukan penyemprotan desinfektan di setiap jalan dan rumah warga sebagai ikhtiar masyarakat untuk terhindar dari virus Corona.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Baca Juga :  Sistem Pembinaan Pemasyarakatan di Lapas Pamekasan

Hal itu disampaikan langsung oleh Ainur Rasyid ketua RT kampung Tarogan bahwasannya kegiatan itu salah sebagai bentuk penghargaan kepada Tuhan agar musibah yang sedang melanda segera selesai.

“Burdah ini sudah menjadi tradisi kampung Tarogan, jika ada musibah warga di sini dari dulu akanelakukannya,” paparnya saat diwawancarai oleh Tim MaduraPost Bangkalan.

Baca Juga :  Kemenag Sumenep jadi Atensi, Salat Terawih Dianjurkan di Rumah

Lelaki yang kerap dipanggil Ainur itu juga menjelaskan bahwa untuk selanjutnya akan dilanjutkan dengan pembacaan Al-Qur’an di musholla fi Sabilillah yang berada di Tarogan.

“Besok pagi dilanjut dengan Hotmil Qur’an yang dimulai setelah subuh hingga sore,” imbuhnya.

Dirinya berharap terhadap masyarakat khususnya kampung Tarogan, agar tidak panik dengan covid-19, semua pasti ada hikmah yang terpenting kita mengikuti dan mematuhi instruksi yang dikeluarkan oleh pemerintah.

Baca Juga :  IKA PMII Apresiasi Komisi I DPRD Sumenep Gelar Fit and Proper Test Terbuka Calon Komisi Informasi

“Mari mulai pola hidup sehat patuhi semua instruksi pemerintah, karena itu semua untuk kebaikan kita. Semoga masalah ini cepat selesai agar masyarakat kembali tenang dan bisa beraktivitas seperti sediakala,” tutupnya. (mp/sur/lam).