SAMPANG, MaduraPost — Aktivitas perjudian sabung ayam diduga marak terjadi di Desa Tamberu Daya, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang. Kegiatan tersebut disebut berlangsung secara sembunyi-sembunyi, namun cukup meresahkan masyarakat sekitar.
Sejumlah warga mengaku praktik sabung ayam itu kerap digelar pada waktu-waktu tertentu dan melibatkan banyak orang dari dalam maupun luar desa. Selain menimbulkan keramaian, aktivitas tersebut juga dinilai berpotensi memicu konflik serta mengganggu ketertiban lingkungan.
Salah seorang warga mengungkapkan kekhawatirannya terhadap dampak sosial yang ditimbulkan.
“Kami sebenarnya sangat resah. Selain berisik, kegiatan itu juga mengundang banyak orang asing masuk ke kampung. Takutnya nanti terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar S (inisial).
Warga lainnya juga berharap adanya tindakan tegas dari aparat penegak hukum agar praktik perjudian tersebut tidak terus berlanjut.
“Kalau dibiarkan, ini bisa merusak generasi muda. Anak-anak bisa melihat dan menganggap itu hal biasa. Kami berharap segera ada penertiban,” kata warga lainnya.
Meski demikian, hingga saat ini pihak kepolisian setempat mengaku belum menerima laporan resmi terkait aktivitas tersebut. Pelaksana Tugas (Plt.) Kapolsek Sokobanah Iptu Sugeng menyatakan dirinya masih baru menjabat sehingga belum mengetahui secara pasti adanya praktik sabung ayam di wilayah tersebut.
“Saya masih baru menjabat sebagai Plt. Kapolsek Sokobanah belum seminggu, sehingga untuk informasi tersebut saya belum mengetahui secara detail. Kami mohon waktunya ya,” ujarnya saat dikonfirmasi pada Rabu (08/04/2026).
Masyarakat berharap aparat segera turun tangan guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban tetap terjaga di lingkungan mereka.





