Scroll untuk baca artikel
Daerah

Disperkimhub Sumenep Genjot Mudik Gratis, 8.600 Warga Terlayani

×

Disperkimhub Sumenep Genjot Mudik Gratis, 8.600 Warga Terlayani

Sebarkan artikel ini
PROFIL. Plt Kepala Disperkimhub Sumenep, Ahcmad Dzulkarnain, saat berada di ruang kerjanya. (Istimewa for MaduraPost)
PROFIL. Plt Kepala Disperkimhub Sumenep, Ahcmad Dzulkarnain, saat berada di ruang kerjanya. (Istimewa for MaduraPost)

SUMENEP, MaduraPost – Program mudik gratis yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, pada Lebaran 2026 mendapat sambutan luas dari masyarakat.

Hingga pertengahan pelaksanaan, jumlah pengguna layanan ini telah mencapai sekitar 8.600 orang.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Perhubungan (Disperkimhub) Sumenep, Ahcmad Dzulkarnain mengungkapkan, bahwa program tersebut sudah dimulai sebelum bulan Ramadan.

“Pada tahap awal, fasilitas ini diperuntukkan bagi kalangan santri yang lebih dulu diberangkatkan ke daerah asalnya,” kata pria yang akrab disapa Dzul ini, Selasa (24/3).

Ia menyebutkan, sekitar 2.000 santri telah diberangkatkan sebelum Ramadan. Selanjutnya, selama bulan puasa, program ini terus berjalan dan dimanfaatkan tidak hanya oleh santri, tetapi juga masyarakat umum.

Menurutnya, tingginya jumlah pemanfaat layanan menunjukkan bahwa mudik gratis menjadi kebutuhan penting, khususnya bagi warga kepulauan yang selama ini dihadapkan pada keterbatasan transportasi serta biaya perjalanan yang tidak sedikit.

Selain membantu meringankan beban ekonomi, program ini juga menjadi wujud nyata kehadiran pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, terutama pada momen Hari Raya Idulfitri.

Dari sisi pelaksanaan, program mudik gratis tahun ini dinilai berlangsung cukup baik. Kesiapan armada dan koordinasi antarinstansi menjadi faktor pendukung kelancaran kegiatan tersebut.

“Meski begitu, evaluasi tetap akan dilakukan untuk penyempurnaan di masa mendatang,” terangnya.

Dzul menegaskan, pihaknya berkomitmen untuk terus memperbaiki program ini agar ke depan mampu memberikan layanan yang lebih optimal dan menjangkau lebih banyak masyarakat.***