SUMENEP, MaduraPost – Suasana semangat dan antusias tampak mewarnai hari pertama kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Sekolah Dasar Tahsin Tahfidz Qur’an (SDT2Q) Insan Permata Mulia Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Senin (14/7) pagi.
Kegiatan MPLS ini diikuti oleh siswa baru dengan penuh keceriaan, didampingi guru-guru dan staf yang telah mempersiapkan program pengenalan sekolah secara menyeluruh, mulai dari tata tertib, lingkungan sekolah, hingga penguatan visi keislaman sekolah yang berbasis tahfidz Al-Qur’an.
Kepala SDT2Q Insan Permata Mulia, Iftikhar Ali menyampaikan, bahwa MPLS tahun ini difokuskan untuk membangun pondasi karakter siswa sejak dini, terutama dalam hal kedisiplinan dan semangat menghafal Al-Qur’an.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi awal yang baik untuk menanamkan kedisiplinan dan membangun semangat anak-anak dalam menghafal Al-Qur’an,” ujar Iftikhar Ali, Senin (14/7) pagi.
Lebih lanjut, ia menambahkan, bahwa SDT2Q Insan Permata Mulia berkomitmen menjadikan siswa tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga kuat dalam akhlak dan hafalan Al-Qur’an.
“Pada tahun ini. Kami mengimbau untuk orang tua mengantarkan ananda di hari pertama MPLS sampai ke dalam kelas. Lalu memberi label nama pada tempat duduk dan loker tempat buku ananda,” tutur ustaz Iftikhar Ali.
MPLS hari pertama ini diisi dengan berbagai kegiatan edukatif yang menyenangkan, seperti perkenalan antar siswa, tur lingkungan sekolah, serta sesi motivasi bersama guru-guru tahfidz. Anak-anak tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan.
“Untuk kegiatannya, ada menguatkan karakter dan profil lulusan atau Kebiasaan Anak Indonesi Hebat (7KAIH),” pungkasnya.
Dengan dimulainya MPLS ini, SDT2Q Insan Permata Mulia berharap mampu mencetak generasi Qur’ani yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak mulia sejak bangku sekolah dasar.***






