Scroll untuk baca artikel
Headline

Fraksi PPP DPR RI Usulkan Insentif Guru Ngaji melalui APBN 2024

Avatar
35
×

Fraksi PPP DPR RI Usulkan Insentif Guru Ngaji melalui APBN 2024

Sebarkan artikel ini
Sekretaris Fraksi PPP DPR RI, Achmad Baidowi, yang menekankan peran vital guru ngaji dalam pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda Indonesia. (Foto: Parlemen Terkini DRI)

JAKARTA, MaduraPost – Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPR RI mengajukan usulan penting agar pemerintah mempertimbangkan pemberian insentif kepada para guru ngaji melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2024.

Usulan ini disampaikan oleh Sekretaris Fraksi PPP DPR RI, Achmad Baidowi, yang menekankan peran vital guru ngaji dalam pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda Indonesia.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

“Perlunya pengakuan dan penghargaan yang lebih besar terhadap peran guru ngaji di Indonesia. F-PPP DPR RI mengusulkan agar pemerintah mempertimbangkan pemberian insentif kepada para guru ngaji melalui APBN 2024,” ujar Baidowi dalam pernyataan yang diterima, Jumat (31/5/2024).

Baca Juga :  Upaya Achmad Baidowi Sejahterakan Guru Ngaji dan Madin di Pamekasan

Pengakuan atas Peran Signifikan Guru Ngaji

Baidowi, yang akrab disapa Awiek, menyoroti pentingnya peran guru ngaji dalam mendidik siswa-siswi tentang nilai-nilai agama, kebaikan, ketaqwaan, dan toleransi.

Guru ngaji, yang juga dikenal sebagai ustaz atau ustazah, berperan besar dalam membentuk karakter moral dan etika generasi muda, sekaligus memperkuat pondasi agama di tengah masyarakat.

“Mereka tidak hanya mengajarkan pengetahuan agama, tetapi juga mendidik siswa-siswi tentang nilai-nilai kebaikan, ketaqwaan, dan toleransi,” tambahnya.

Kesejahteraan Guru Ngaji: Tantangan dan Harapan

Meskipun memiliki peran penting, banyak guru ngaji masih mengalami keterbatasan ekonomi dan kurangnya akses terhadap manfaat sosial dan jaminan keuangan.

Baca Juga :  Persiapkan UN Tingkat SMP, Disdik Sumenep Gelar Rapat Koordinasi

Awiek menyayangkan kurangnya perhatian pemerintah terhadap insentif bagi guru ngaji, padahal beberapa pemerintah daerah sudah mengalokasikan anggaran untuk insentif ini melalui APBD.

“Insentif ini diharapkan dapat membantu guru ngaji memperoleh pendapatan yang layak dan memotivasi mereka untuk terus memberikan kontribusi positif bagi pembangunan masyarakat Indonesia,” jelasnya.

Komitmen untuk Pendidikan Agama yang Lebih Baik

Fraksi PPP DPR RI berkomitmen untuk tidak hanya meningkatkan kesejahteraan guru ngaji tetapi juga kualitas pendidikan agama dan pelatihan bagi mereka.

Baca Juga :  Diduga Kurang Pengawasan, Proyek Pos JPL di Probolinggo Bermasalah

Baidowi menekankan pentingnya melibatkan berbagai pihak terkait, termasuk Kementerian Agama, perguruan tinggi agama, dan lembaga lainnya untuk meningkatkan kapabilitas dan profesionalisme para guru ngaji.

“Kami berharap dapat meningkatkan kapabilitas dan profesionalisme para guru ngaji sehingga mereka dapat memberikan pengajaran yang lebih baik kepada generasi muda,” tutupnya.

Usulan ini diharapkan dapat mendapat perhatian serius dari pemerintah, sehingga kesejahteraan guru ngaji bisa ditingkatkan, dan mereka dapat terus berdedikasi dalam membangun karakter bangsa yang berakhlak mulia dan berkeadilan.***