SUMENEP, MaduraPost – Pemkab Sumenep, Madura, Jawa Timur, menganggarkan perawatan bangunan gedung meliputi rumah dinas dan kantor di lingkungan pemerintah setempat sebesar Rp200 juta.
Anggaran tersebut bersumber dari APBD 2024 yang berjalan selama satu tahun.
“Rumah Dinas Bupati, Wabup, serta kantor pemkab ini masuk ke anggaran kita,” kata Kabag Umum Setdakab Sumenep, Suharjono, saat dikonfirmasi MaduraPost di ruang kerjanya, Senin (22/4).
“Jadi bagian umum punya tugas dan fungsi (tusi), salah satunya adalah ngurusin tentang peralatan rumah dinas. Ada Rumah Dinas Pak Bupati, Bu Wabup dan kantor pemkab,” kata Suharjono lebih lanjut.
Dalam kinerjanya, Kabag Umum Setdakab Sumenep melangsungkan tusi-nya selama satu tahun anggaran.
“Jadi selama Januari hingga Desember itu kita selalu melakukan perawatan-perawatan,” tutur dia.
Sementara dalam perjalanannya, Kabag Umum Setdakab Sumenep menunjuk pihak khusus dalam meng-cover pelaksanaan tusi tersebut.
“Artinya apa, yang kami rawat itu tidak hanya satu item tapi banyak item meliputi bangunan fisik juga,” kata Suharjono.
Selama satu tahun kerja atau 360 kalender, pihaknya menjelaskan, ada banyak perawatan bangunan yang harus dilakukan dengan cara bertahap.
“Untuk perawatan kita tetap bertahap,” kata pria yang baru menjabat genap satu bulan sebagai Kabag Umum Setdakab Sumenep itu.
Pihaknya menyebut, petugas yang melaksanakan tusi itu bisa swakelola atau dipihakketigakan.
“Kami menunjuk orang atau pelaksana khusus untuk melakukan perawatan secara khusus,” ujar dia.
Pihaknya juga mengungkapkan, bahwa perawatan bangunan fisik milik Pemkab Sumenep dilakukan secara kondisional.
Dia berharap, dalam situasi apapun wajah Sumenep dari segi bangunan harus terlihat baik.
Sebab itu, perlu dilakukan perawatan secara masif apabila sudah masuk waktunya untuk diperbaharui.
“Misal kayak momentum Agustusan atau pas Hari Jadi Kota Sumenep, pasti kita lakukan perawatan,” katanya.
Soal tata kelola kebersihan di lingkungan Pemkab Sumenep, pihaknya mengaku sudah ada pasukan armada.
“Tapi kalau di luar kantor kita, pastinya ada armada dari OPD lain, karena di sana itu ada tusi sendiri,” pungkasnya.***






