SUMENEP, MaduraPost – Sebanyak 520 mahasiswa aktif di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, akan menerima beasiswa tahun ini.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) setempat akan mengalokasikan beasiswa tersebut bagi penerima sebesar Rp2,5 juta.
Diketahui, anggaran beasiswa itu bersumber dari Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (APBD) Sumenep senilai Rp1,3 miliar.
Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial (Kabid Resos) Dinsos P3A Sumenep, Fajarisman mengungkapkan, saat ini semua pendaftar sudah mengajukan permohonan atau proposal.
“Jumlah by name by address pemohon sama persis dengan kuota yang tersedia, yaitu 520 orang. Proposal sudah diajukan sejak 2023,” kata Fajar dalam keterangannya, Jumat (26/1).
Pihaknya juga sedang mempersiapkan diri untuk melakukan verifikasi dan validasi (verval) ke lapangan, demi memastikan kelayakan calon penerima bantuan beasiswa tersebut.
Fajar menjelaskan, agar bisa mendapatkan bantuan, ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi. Paling utama, pemohon harus berstatus mahasiswa aktif.
Selain itu, pemohon tidak boleh tercatat sebagai penerima beasiswa yang sama selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi atau kuliah.
”Kami juga akan melakukan verval ke rumah pemohon. Untuk memastikan apakah layak atau tidak sebagai penerima beasiswa,” kata Fajar menjelaskan.
Fajar mengatakan, ada kemungkinan sebagian pemohon tidak lolos verval. Pemicunya, bisa jadi karena sudah tidak aktif kuliah atau sebelumnya pernah menerima program beasiswa lain.
“Setelah menentukan para pihak yang lolos verval, kami akan berkirim surat kepada bupati untuk ditetapkan dalam Surat Keputusan (SK) bupati,” pungkasnya.***






