Scroll untuk baca artikel
Headline

Abaikan Sahwat Politik, Ribuan Massa Demo Bupati Pamekasan Tolak Pilkades Serentak Tahun 2022

Avatar
38
×

Abaikan Sahwat Politik, Ribuan Massa Demo Bupati Pamekasan Tolak Pilkades Serentak Tahun 2022

Sebarkan artikel ini
Ribuan massa saat melakukan aksi unjuk rasa di Depan Kantor Bupati Pamekasan (Foto : Istimewa)

PAMEKASAN, MaduraPost – Ribuan massa dari berbagai desa di Kabupaten Pamekasan menggelar aksi unjuk rasa di Depan Kantor Bupati Pamekasan menolak digelarnya Pilkades Serentak yang rencananya akan digelar tanggal 23 April 2022. Kamis (20/1/2022).

Salah satu alasan ditolaknya pelaksanaan Pilkades pada tanggal 23 April 2022 karena bersamaan dengan momentum bulan suci ramadhan.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Selain itu, Alasan sebaran Covid-19 di Kabupaten Pamekasan yang masih level 3 juga menjadi alasan para demonstran untuk ditundanya Pilkades di Kabupaten Pamekasan.

Baca Juga :  Ratusan Pemain Memadati Pembukaan Koncolawes Champions Clash 2025, 72 Tim Siap Adu Gengsi

Muhammad yang juga peserta aksi mengatakan bahwa Pelaksanaan Pilkades yang rentan dengan berbagai konflik diharapkan bisa ditunda sampai selesai bulan suci Ramadhan.

Selain itu, Muhammad mengatakan bahwa kelompok yang ingin Pilkades segera digelar diduga hanya karena kepentingan dan sahwat untuk menang Pilkades dan terpilih sebagai Kepala Desa.

“Saat ini sejumlah desa di kabupaten Pamekasan sudah dijabat oleh Pj, dan sistem pemerintahan tetap berjalan normal. Sehingga tidak penting Pilkades akan digelar kapan, yang penting masyarakat tenang dan dilayani,” Kata Muhammad. kamis (20/01/2022).

Baca Juga :  Polsek Pangarengan Berhasil Amankan Pelaku Aksi Balap Liar di Sampang

“Jangan karena ambisi mau jadi Kepala Desa terus mengabaikan kepentingan masyarakat yang ingin tenang dan nyaman, tanpa ribut ribut masalah Pilkades,” Lanjutnya.

Bahkan Muhammad berharap agar Pilkades Ditunda hingga tahun 2025 sebagaimana yang ada di Kabupaten Sampang. Sehingga masyarakat tenang dan nyaman.

“Saya berharap agar Bupati Pamekasan menunda Pilkades hingga tahun 2025, biar Pamekasan tetap adem,” jelasnya.

Baca Juga :  Dari Janji ke Aksi: Warga Tlagah Banyuates Bangun Jalan Sendiri Setelah Bertahun-tahun Menunggu Pemkab Sampang