Scroll untuk baca artikel
Investigasi

Proyek Jembatan Kedungasem Belum di Garap, Relokasi Pipa PDAM Masih di Bahas

Avatar
35
×

Proyek Jembatan Kedungasem Belum di Garap, Relokasi Pipa PDAM Masih di Bahas

Sebarkan artikel ini

PROBOLINGGO, MaduraPost – Proyek Jembatan kedungasem yang terletak di kelurahan kedungasem kecamatan wonoasih kota probolinggo hingga saat ini belum di garap,hal ini di sebabkan pipa sebesar delapan (8) dim milik PDAM yang berada di bawah jembatan belum di relokasi.

Pejabat Pembuat Komitmen Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (PPK BBPJN VIII) Gempol-Probolinggo, Ida Bagus Putu Jaeladi mengatakan, pihaknya masih membahas tentang relokasi pipa PDAM yang berada di bawah jembatan.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Baca Juga :  Proyek TPJ Tanpa Identitas di Jalan Raya Kacok – Rangperang Dibangun Asal Jadi

“Masih kami bahas dengan pihak terkait,dan masih belum menemukan solusinya,” Katanya. Senin (8/3/2021).

Lanjut Jaeladi, sebelum itu pihaknya sudah koordinasi dan dibahas bersama dengan pihak PDAM, Dinas PUPR Pekim, Satlantas Polres Probolinggo kota dan Satlantas Polres Probolinggo, terkait pemindahan pipa tersebut.

Namun setelah itu pihak PDAM mengaku tidak punya anggaran untuk merelokasi pipa tersebut.

Baca Juga :  Warga soal Mobil Polisi Susur Desa: Mereka Perampok, Batang Hidungnya Lenyap

“Hasil rapat kemarin lalu telah kami sampaikan ke balai mas, dan kami belum menerima keputusan dari balai,” Ungkapnya.

Menurutnya, pipa sebesar 8 dim itu harus di bongkar dan di relokasi ke samping minimal lima (5) meter, agar pada saat pembongkaran jembatan yang rusak tidak menghambat pembangunan jembatan yang akan di perbaiki secara permanen.

Baca Juga :  Pemkab Sumenep Salurkan Zakat Fitrah ASN Untuk Masyarakat, Dinsos P3A Rinci Ribuan Paket Beras

“khawatir pada saat perbaikan mengena ke pipa, jadi perbangunan jembatan bisa terhambat,” tandasnya

Hingga berita ini di tulis, dirut PDAM kota Probolinggo, Siswandi Asmad saat di konfirmasi melalui sambungan telponnya, hingga dua kali tidak direspon.