Scroll untuk baca artikel
Peristiwa

Lagi, Corona Serang ASN Sumenep

20
×

Lagi, Corona Serang ASN Sumenep

Sebarkan artikel ini

SUMENEP, MaduraPost – Seakan tak mau berhenti dan terus bertambah, update terbaru kasus terkonfirmasi positif covid-19 di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, hingga Kamis (9/7/2020), pada posisi 114 kasus.

Penambahan kasus positif covid-19 tersebut salah satunya adalah seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Sumenep.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

“Pasien nomor 113, seorang perempuan (57), berdomisili di Kecamatan Kota Sumenep, dia merupakan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Rumah Sakit Islam (RSI) Garam Kalianget, selain itu pasien juga salah satu ASN di Diskominfo Sumenep,” ungkap Ferdiansyah Tetrajaya, Humas Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Sumenep, dalam rilis Video Teleconference (Vidcon), Rabu (8/7/2020) kemarin.

Baca Juga :  Kapolres Tolak MoU Dengan Mahasiswa, Massa Aksi : Demo Jilid III Tuntut Kapolres Sumenep Mundur

Awalnya, pasien tersebut dilakukan Swab pada tanggal 03 Juli 2020 di RSI Garam Kalianget, dan pada tanggal 08 Juli 2020 hasil swab dinyatakan positif Covid-19.

Kemudian, selain pasien nomor 113, ada pula pasien nomor 114, yakni seorang laki-laki (46), berdomisili di Kecamatan Lenteng, yang merupakan PDP di RSI Garam Kalianget.

Baca Juga :  Jadi Prioritas Vaksinasi, Dinkes Sumenep Sebut Wartawan Bagian Pelayan Publik

Pada tanggal 1 Juli 2020, pasien dilakukan swab di RSI Garam Kalianget, dan hasil swab dinyatakan positif covid-19 tanggal 08 Juli 2020.

Ferdiansyah mengatakan, Kabupaten Sumenep sudah dapat menuntaskan kasus Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang saat ini sudah tidak ada kasus ODP di Sumenep.

Dia terus mengimbau, kehati-hatian masyarakat mutlak dilakukan terhadap orang disekitar. Selain itu, peran serta masyarakat menjadi faktor penentu pengendalian covid-19.

Baca Juga :  Jatuh ke Kolam 3 Meter, Anak Usia 12 Tahun Meninggal Dunia

“Dengan disiplin terus-menerus, maka beban layanan rumah sakit dan puskesmas bisa menurun,” imbaunya. (Mp/al/kk)