Scroll untuk baca artikel
Daerah

57 Kasus Baru Corona di Sumenep, 11 Kecamatan Zona Merah

28
×

57 Kasus Baru Corona di Sumenep, 11 Kecamatan Zona Merah

Sebarkan artikel ini

SUMENEP, MaduraPost – Beberapa hari terakhir, kasus terkonfirmasi positif covid-19 di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, terus merangkak naik.

Hingga hari ini, 57 kasus positif virus corona di Sumenep sudah tersebar di 11 kecamatan. Sehingga, dalam peta sebaran covid-19 se-Kabupaten Sumenep, 11 Kecamatan kini berwarna merah.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

”Dari 27 Kecamatan di Kabupaten Sumenep, 11 Kecamatan pada posisi zona merah, tiga Kecamatan pada zona kuning, dan 13 Kecamatan Alhamdulillah masih berada pada zona hijau,” tutur Humas Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Sumenep, Ferdiansyah Tetrajaya, Jumat (26/6).

Baca Juga :  Bappeda Sumenep Susun Rencana Penanggulangan Kemiskinan Daerah 2025-2029

Untuk diketahui, dalam peta sebaran covid-19 di Sumenep yang di update pada 26 Juni 2020 hingga pukul 15.00 WIB, 11 kecamatan berwarna merah ialah Kecamatan Kota 20 kasus, Lenteng 7 kasus.

Kemudian Saronggi 6 kasus, Kallanget 5, Dasuk 5 kasus, Rubaru 4 kasus, Guluk-Guluk 3 kasus, Batuan 3 kasus. Talango 2 kasus, Batang-Batang dan Batuputih masing-masing 1 kasus.

Baca Juga :  Penerima PKH dan BPNT Tidak Boleh Dapat BLT Dana Desa

Sementara tiga Kecamatan yang berada pada posisi kuning ialah Kecamatan Pragaan, Kecamatan Pasongsongan dan Kecamatan Manding. Selain itu, 13 Kecamatan yang masih zona hijau yaitu Ambunten, Ganding, Bluto, Gapura, Dungkek, Giligenting, Nonggunong, Gayam, Raas, Kangayan, Arjasa, Sapeken, dan Masalembu.

Sebab itu, Pemkab setempat terus mengimbau untuk memutus penyebaran covid-19, khususnya di Sumenep, Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 setempat mengajak masyarakat untuk tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan.

Baca Juga :  Ribuan Buruh Tani Tembakau di Sumenep Terima Subsidi Iuran BPJS Ketenagakerjaan dari Dana Cukai

“Masyarakat diimbau tetap jaga jarak, hindari kerumunan,jangan berkerumun, selalu memakai masker, sering cuci tangan makai sabun terutama setelah beraktifitas di luar rumah, dan tetap tinggal di rumah,” jelasnnya. (Mp/al/rul)